Budaya Daerah Sulawesi Utara 

Lestarikan Bahasa Tombulu agar Tidak Kehilangan Identitas

[foto: int]
[foto: int]
Tomohon – Dalam rangka melestarikan budaya dari para leluhur khususnya bahasa daerah, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tomohon menggelar seminar Bahasa Tombulu. Seminar yang dilaksanakan pada Kamis (19/06) tersebut bertempat di Aula Happy Lyste Kota Tomohon.

“Tujuan dilaksankan kegiatan ini adalah untuk melestarikan budaya dari para leluhur dan mengembangkan bahasa Tombulu sebagai bahasa daerah, sehingga tidak kehilangan identitas sebagai sub etnis Tombulu,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tomohon Drs Gerardus Mogi, seperti dilansir manadotoday.com.

Acara tersebut diikuti oleh 55 peserta yang terdiri dari tokoh masyarakat, Pemerhati Budaya, akademisi, mahasiswa dan Pelajar. Adapun narasumber yang hadir ada Ben H Palar, Albert Polii dan Prof Dr WA Roeroe.

Sementara itu, walikota Tomohon dalam sambutannya mengatakan, bahasa merupakan simbol dari peradaban manusia yang dapat diartikan sebagai alat untuk berkomunikasi.

“Ini merupakan warisan budaya dari leluhur dan menjadi tanggung jawab kita bersama untuk terus melestarikannya,” ajaknya.

Menurut walikota kewajiban bagi kita semua yang mengerti berbahasa tombulu agar meneruskan dan mewariskan nilai-nilai budaya kearifan lokal dan bahasa Tombulu kepada generasi penerus agar terpelihara.

“Diharapkan para generasi muda bisa bangga dan jangan malu menggunakan bahasa Tombulu,” ucap walikota.

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon