Hukum Politik Sulawesi Tengah 

Di Poso, 693 Personil Disiagakan untuk Amankan Pilpres

[foto: int]
[foto: int]
Poso – Untuk pengamanan Pemilihan Presiden dan wakil Presiden pada 9 Juli 2014 mendatang, sebanyak 693 personil TNI dan Polisi di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah disiagakan.

Kapolres Ajun Komisaris Besar Polisi Susnadi mengatakan, sebanyak 693 kekuatan yang dikerahkan tersebut terdiri dari anggota Polisi sebanyak 547 personil dan 145 orang pasukan Brimob.

“Mereka akan ditempatkan di wilayah yang dikategorikan rawan mendapat perhatian khusus dengan menempatkan anggota pada setiap TPS,” ujarnya seperti dilansir metrosulteng.com.

Susnadi menjelaskan, untuk desa yang dianggap rawan gangguan keamanan oleh kelompok sipil bersenjata itu, kepolisian menempatkan pasukan Brimob.

“Mereka siap menghadapi ancaman bersenjata oleh orang-orang yang diduga terkait kelompok Santoso cs,” tambah Susnadi.

Sementara itu, Kepala Bagian Operasional, Ajun Komisaris Polisi Oki Ahadian mengungkapkan bahwa pengerahan pasukan baru akan dilaksanakan H -2 sebelum pemungutan suara.

“Mereka nanti akan menjaga setiap TPS hingga pemungutan suara selesai,” jelasnya.

Selain itu, pengamanan juga dilakukan bukan hanya pada saat di TPS dan pemungutan suara saja.

“Namun juga pada saat perhitungan hingga kotak suara dibawa ke PPK,” pungkasnya.

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon