NTB Siap Dijadikan Destinasi Wisata Syari’ah

[foto: int]
[foto: int]
NTB – Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang mencakup Lombok -Sumbawa memiliki potensi wisata berbasis syari’ah yang cukup dominan. Oleh karenanya NTB menyatakan siap untuk dijadikan sebagai destinasi pariwisata berbasis syari’ah oleh Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

“NTB memiliki potensi pariwisata yang beragam, baik wisata konvensional maupun wisata berbasis Islam,” kata Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB, Taufan Rahmadi, seperti dilansir liputan6.com.

Taufan mengungkapkan, dari 12 provinsi yang ditunjuk Kemenparekarf sebagai destinasi tujuan wisata Islam, hanya NTB yang sudah siap dengan paket wisata syari’ah-nya. Lombok, kata dia, dikenal dengan pulau seribu masjid ditambah lagi dengan banyaknya pondok pesantren yang tersebar di NTB.

“Ini diharapkan bisa menjadi point penting untuk menggenjot kesiapan Lombok-Sumbawa menjadi destinasi wisata syari’ah,” harapnya.

Menurut Taufan, Gubernur NTB TGH. M Zainul Majdi telah meletakkan dasar Lombok-Sumbawa sebagai destinasi wisata syariah.

“Kita banyak didukung oleh keberadaan penghafal Al Qur’an, predikat seribu masjid, pondok pesantren dan kota-kota santri,” ucap dia.

Diketahui sebelumnya, Dirjen MICE dan minat khusus, Rizky Handayani mengatakan bahwa ada 12 Provinsi yang berpeluang menjadi contoh destinasi wisata syari’ah. Keduabelas provinsi tersebut yakni Aceh, Banten, Bali, Sumatra Barat, Riau, Lampung, DKI Jakarta, Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan NTB.

Find this content useful? Share it with your friends!