Daerah Sulawesi Tenggara 

Sejak NKRI Terbentuk, Sultra Belum Pernah Mendapat Jatah Menteri

[foto: int]
[foto: int]
Jakarta – Sejak NKRI terbentuk, Sulawesi Tenggara belum pernah mendapat jatah menteri di kabinet manapun termasuk Kabinet Kerja Jokowi-JK. Hal itu diungkapkan oleh Koordinator Poros Gerakan Kaum Muda Sulawesi Tenggara, Ali Rahman Wahid, di Jakarta, senin (27/10).

Ali mempertanyakan alasan penyebab tidak adanya tokoh Sultra di Kabinet agar bisa mendapatkan jawaban dari permasalahan tersebut.

“Pertanyanya, apa persoalan mendasar sehingga Sulawesi Tenggara belum mendapat titik terang di level nasional?,” tanyanya.

Bahkan, atas nama Poros Gerakan Kaum Muda Sulawesi Tenggara, Ali mengancam akan melumpuhkan kantor-kantor pemerintahan lokal, mengembalikan kantor vertikal di Jakarta dan melumpuhkan bandara.

“Ancaman ini dilakukan karena kecewa dengan Joko Widodo-Jusuf Kalla yang tidak mengakomodir tokoh Sultra masuk dalam Kabinet Kerja,” katanya.

Menurut Ali, secara politik posisi Sulawesi Tenggara kuat dan telah memenangkan Jokowi-JK dengan suara signifikan di samping banyak memiliki tokoh-tokoh handal dan profesional.

“Kenapa tidak pernah mendapat hitungan untuk masuk di kabinet?,” tanyanya lagi.

Oleh karenanya, lanjut Ali, poros gerakan kaum muda Sultra, dengan isu utama ‘Sultra Menggugat’ mendesak Presiden RI untuk memasukan Tokoh Sultra di kabinet Kerja Jokowi-JK.

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon