Hukum Maluku 

Kerusuhan di Maluku Tengah, 3 Kantor Kecamatan Dibakar Warga

[ilustrasi: int]
[ilustrasi: int]
Ambon – Pasca kerusuhan yang terjadi di Maluku Tengah, ada banyak fasilitas negara yang dirusak massa bahkan dibakar. Kerusuhan massa yang terjadi pada Kamis, 11 Desember 2014 tersebut dipicu oleh ketidakpuasan masyarakat kepada pemerintah yang tidak menanggapi pemekaran wilayah Seram Utara menjadi kabupaten baru.

Bupati Maluku Tengah Abdullah Tuasikal mengungkapkan bahwa ada berbagai fasilitas pemerintah dibakar massa seperti kantor kecamatan, kantor Unit Pelaksana Teknis Daerah Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Maluku Tengah serta tempat penginapan.

Tiga kantor kecamatan yang dibakar yakni Kecamatan Seram Utara, Seram Utara Timur Kobi, dan Seram Utara Timur Seti. Sementara penginapan yang dibakar adalah milik dari Bupati Maluku Tengah Abdullah Tuasikal.

“Berapa jumlah kerugian akibat peristiwa itu belum kami hitung,” kata Tuasikal kepada Tempo 12/12.

Sekarang, kata Tuasikal, situasi keamanan di Maluku Tengah sudah berangsur pulih. Pejabat Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah bersama aparat kepolisian dan TNI sudah melakukan pendekatan untuk melakukan audiensi bersama masyarakat.

“Dialog dengan tokoh masyarakat masih berlangsung,” sambungnya.

Untuk mengantisipasi kerusuhan susulan, sebanyak dua satuan setingkat kompi (SSK) aparat kepolisian atau 200 personel dikerahkan. (AK)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon