Ekonomi & Bisnis 

Perusahaan Asal Tiongkok Tertarik Investasi di Indonesia Timur

[ilustrasi: int]
[ilustrasi: int]
Jakarta – Sebuah perusahaan yang bergerak di sektor pengolahan feronikel asal Tiongkok berencana melakukan investasi Kawasan Indonesia Timur tepatnya di Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra). Tidak tanggung-tanggung, nilai investasi yang akan digelontorkan senilai investasi mencapai US$ 5 miliar.

“Perusahaan akan membangun smelter, powerplant dan pelabuhan dengan luas lahan mencapai 500 hektare,” kata President Director Virtue Dragon Nickel Industry, Andrew Zhu seperti dilansir beritasatu.com.

Pembangunan tersebut, kata Andrew, akan dibagi ke dalam tiga tahapan yaitu pembangunan tahapan pertama dengan luas lahan 100 hektare dengan kapasitas produksi 600.000 ton.

“Pembangunan tahapan pertama diharapkan rampung akhir tahun 2015,” ujarnya.

Pembangunan tahapan kedua, lanjut Andrew, dengan luas lahan 200 hektare dengan kapasitas produksi 1,2 juta ton.

“Pembangunan tahapan kedua diharapkan rampung akhir tahun 2017,” sambungnya.

Sedangkan, pembangunan tahapan ketiga, tambah Andrew, yakni dengan luas lahan 200 hektare dengan kapasitas produksi 1,2 juta ton.

“Pembangunan tahapan ketiga diharapkan rampung akhir tahun 2019,” harapnya.

Menurut Andrew, hasil pengolahan feronikel tersebut nantinya akan digunakan untuk kebutuhan dalam negeri dan sisanya akan diekspor ke Tiongkok.

“Kami sangat bangga melakukan investasi di Indonesia,” ujar dia di Jakarta, Jumat (9/1). [ak]

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon