Ekonomi & Bisnis Nasional Sulawesi Tenggara 

Impor Aspal Dihentikan, Produk Asal Buton Jadi Penggantinya

[foto: int]
[foto: int]
Buton – Mulai tahun 2016 nanti, pasokan aspal dalam negeri tidak lagi impor dari luar negeri namun akan diganti dengan produk Aspal asal Buton Sulawesi Tenggara (Sultra). Hal itu berdasarkan intruksi presiden Jokowi kepada beberapa kementrian terkait.

Bupati Buton, Samsu Umar Abdul Samiun mengatakan bahwa selama ini pihaknya berjuang untuk onalisasi pemanfaatan aspal Buton.

“Alhamdulillah, perjuangan saya selama ini sampai di puncaknya. Saya lega karena presiden mengapresiasi kualitas aspal Buton,” kata Bupati Buton, seperti dilansir kendarinews.com, (12/02).

Menurutnya, presiden Jokowi sangat tertarik dengan kualitas aspal Buton yang secara ekonomis lebih hemat tapi jauh lebih kuat dari aspal minyak.

“Presiden meminta Kementrian PU dan Bappenas untuk merumuskan regulasi terkait hal ini dalam waktu yang tidak terlalu lama,” jelasnya.

Instruksi presiden tersebut, lanjut dia, langsung direspon oleh beberapa kepala daerah lain di Indonesia Timur untuk memesan aspal buton yang akan dipakai untuk membangun infrastruktur di daerahnya.

“Makanya, sekarang kami siap produski besar-besaran,” ungkapnya.

Bupati menegaskan bahwa dengan menghentikan impr dan mulai menggunakan produk aspal dalam negeri, maka pemerintah bisa menghemat sampai Rp 10,8 triliun pertahun.

“Dengan menggunakan aspal Buton, jumlah biaya yang diperlukan jauh lebih murah,” ucap dia.

Selain itu, kualitas dari aspal ini jauh lebih bagus dibandingkan dengan aspal minyak. Aspal buton ini memiliki kelebihan dalam hal kualitas dimana lebih awet dibandingkan dengan aspal impor.

“Jadi aspal buton dapat digunakan dalam menyukseskan program kemaritiman,” harapnya. (as)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon