Daerah Maluku Utara Politik 

Pasca Sultan Mudaffar Sjah Meninggal, Siapa Penerus Kesultanan Ternate?

[foto: int]
[foto: int]
Ternate – Pasca meninggalnya Sultan Ternate Maulana Sultan Al- Haji Mudaffar Sjah, Kamis (19/2) dini hari lalu di Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI), kini banyak yang bertanya-tanya tentang siapa yang akan melanjutkan tahta kekuasaan selanjutnya.

Munir Amal Tomagola yang diangkat menjadi pelaksana tugas sejak 26 Desember tahun lalu menegaskan bahwa semua anak sultan memiliki kesempatan yang sama untuk bisa dipilih menjadi sultan.

“Selain anak, saudara-saudara dan kerabat sultan, bahkan masyarakat umum pun bisa saja menjadi seorang pemimpin di Kesultanan Ternate, asalkan memenuhi persyaratan yang telah ditentukan,” katanya seperti dilansir Malut Pos, 26/02.

Menurut Munir, kesultanan Ternate sangat demokratis, dengan menganut paham adat ma toto agama, agama ma toto kitabullah (adat bersendikan agama, agama bersendikan kitabullah).

“Ini pegangan kita dan dijadikan pedoman dalam hal apapun. Hanya dua, yakni Al Quran dan sunnah rasul. Tidak ada lagi pedoman yang lain,” jelasnya.

Diketahui bahwa terjadi kisruh antara istri keempat Mudaffar Sjah dengan plt Munir Amal Tomagola. Berdasarkan informasi terbaru, kesultanan Ternate mencabut gelar permaisuri Boki Nita Budi Susanti karena Istri ke empat almarhum Sultan Ternate Mudaffar Sjah itu dianggap melakukan pemalsuan identitas anak Sultan Ternate guna merebut tahta kesultanan. (ak)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon