Budaya Internasional 

Pemenang Indonesia Fashion Week Peroleh Beasiswa dari KOEFIA

 

Andhika Lukas (tengah) bersama para kontestan lain [foto: istimewa]
Andhika Lukas (tengah) bersama para kontestan lain [foto: istimewa]

Sekolah Mode tertua di Italia, KOEFIA, kembali memberikan beasiswa kepada pemenang pertama kompetisi design Indonesia Fashion Week (IFW). Direktur Kerjasama Eksternal KOEFIA, Bianca Cimiotta Lami secara simbolis menyerahkan anugerah beasiswa tersebut kepada Pemenang Pertama kompetisi tersebut, Andika Lukas berupa beasiswa selama sepuluh bulan di Roma pada malam pengumuman pemenang Sabtu (28/2/2015) di Jakarta.

Selain beasiswa bagi pemenang pertama, Bianca Lami menyatakan KOEFIA telah menambah satu lagi beasiswa yang diberikan kepada pemenang kedua kompetisi yang digagas oleh Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) tersebut, yaitu Avridya Keumala. Bianca mengatakan harapan peningkatan kerjasama antara fashion Italia dengan Indonesia.

Advertisements

Direktur Pelaksana Indonesia Fashion Week 2015, Ali Charisma mengharapkan kehadiran para penggiat fashion Italia dapat menjadi media promosi bagi fashion Indonesia di Italia dan mengharapkan untuk ke depannya agar Jakarta dapat menjadi salah satu pusat mode di Asia.

Andhika berhasil menyisihkan 9 finalis lain karena karya designnya yang modern, praktis dan kreatif. Taruna K. Kusmayadi mewakili dewan juri mengatakan Andhika menjadi pemenang tahun ini karena karyanya sangat modern. “Meskipun menggunakan kain tradisional, namun ia berhasil mengubahnya menjadi ready to wear, mengikuti selera pasar,” ungkap Taruna.

Andhika sendiri mengungkapkan kebahagiaannya ketika memperoleh beasiswa melalui akun twitternya, “KOEFIA deket Vaticann! Seneng banget!!!!” serunya.

Turut memberikan dukungan bagi kegiatan IFW 2015 adalah istri Duta Besar RI Roma, Sonya Parengkuan yang khusus datang dari Roma beserta Minister Counsellor Penerangan Sosial Budaya KBRI Roma, mewakili Duta Besar. Upaya peningkatan kerjasama fashion Indonesia dengan Italia tidak terlepas juga dari kerjasama dan dukungan Asosiasi Pengusaha dan Perancang Muda Indonesia dan Ibu Poppy Dharsono sebagai salah seorang tokoh di bidang fashion yang mampu mengangkat beragam tekstil daerah menjadi suatu karya adibusana indonesia.

Kerja sama KOEFIA dengan Indonesia telah dirintis dalam empat tahun terakhir untuk meningkatkan Batik sebagai warisan dunia yang diakui oleh UNESCO.

Pemberian beasiswa dari KOEFIA ini merupakan pemberian kedua kalinya setelah tahun sebelumnya juga diberikan beasiswa kepada Savira Lavinia Raswari sebagai pemenang pertama IFW tahun 2014. Beasiswa selama empat bulan yang dijalani dengan sangat baik telah membuahkan penunjukkan Savira oleh Direktur Utama KOEFIA, Giovani Pasquale untuk mengikuti peragaan tahunan AltaRoma Alta Moda di Roma. Giovani juga memperpanjang pemberian beasiswa selama satu tahun yang dapat dilaksanakan sesuai dengan ketersediaan waktu yang bersangkutan. Kesempatan tersebut merupakan bukti bahwa kemampuan perancang muda Indonesia telah mendapatkan apresiasi dari Italia. [ps]

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

PPKM Mikro Ambon