Rumatoras Sambut Baik Rencana Investasi Perumahan Oleh 3 Negara

Ambon, indonesiatimur.co – Rencana 3 negara, yaitu Belanda, Tiongkok dan Australia yg ingin berinvestasi di Kawasan Indonesia Timur, termasuk di bidang perumahan, disambut baik pengembang putra daerah Maluku, Jusuf Rumatoras.

“Memang rencana itu sudah kita dengar. Dan selaku pengembang dan juga putra Maluku, kami menyambut baik dan sangat mendukung kalau ada pihak lain ingin mengembangkan daerah ini,apalagi ada investor dari Belanda, Tiongkok dan Australia ” ucap Direktur Utama PT Nusa Ina Pratama ini.

Prospek berinvestasi dalam bidang pengembang untuk wilayah Maluku, khususnya di Kota Ambon yang merupakan pusat pemerintahan, jasa dan perdagangan, sangatlah menjanjikan. Hal ini terbukti dengan masuknya pihak pengembang besar sekelas Citra Land, Bliss Group dan Modern ke Maluku.

“Untuk kawasan yang sangat potensial dalam bisnis ini yakni kawasan Poka – Rumah Tiga. Pasalnya didaerah inilah sejak adanya pembangunan Jembatan Merah Putih yang sebentar lagi rampung, telah menempatkan kawasan ini sebagai wilayah yang cukup strategis dan banyak diminati semua kalangan,” jelasnya.

Rumatoras menegaskan, kawasan Lateri, hingga di Passo akan dikembangkan menjadi Kota Mandiri.
Selain menjadikan kawasan Lateri-Passo sebagai Kota Mandiri, pihaknya juga akan mengembangkan kawasan perumahan Gadihu Kebun Cengkeh dan STAIN Arbes. Pasalnya apabila kawasan-kawasan ini dikembangkan, maka akan saling menyambung dari Passo – Lateri ke kawasan Air Besar (Arbes).

Meskipun Rumatoras tidak menampik bahwa masalah tanah masih menjadi persoalan utama di Maluku dan bahkan diseluruh dunia. Akan tetapi sebagai pengembang, pihaknya telah memenuhi berbagai persyaratan sebelum membangun. Dimana harus mengantongi Ijin Lokasi, Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) dan sebagainya.

“Prinsip kita kalau ada pihak yang ingin membangun Maluku kearah yang lebih baik, kita siap memback-up demi Maluku yang kita cintai ini,” tandasnya.(GK)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon