Daerah Hot Lingkungan Nusa Tenggara Timur 

Kekeringan di NTT Berdampak Pada Gizi Anak-Anak

[foto: int]
[foto: int]
Belu – Beberapa daerah di Nusa Tenggara Timur (NTT) kini masih dilanda kekeringan seperti yang terjadi di Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu. Apalagi sumber mata air yang ada juga semakin berkurang sehingga membuat warga kesulitan untuk memperoleh air bersih.

“Masyarakat di sini sangat kesulitan untuk memperoleh air bersih. Lebih parah lagi masyarakat dusun Halimuti,” kata Kepala Desa Silawan, Ferdinandus Mones seperti dilansir Jitunews, 20/07.

Akibat kekeringan ini, kata Ferdinandus, wilayah desanya mengalami gagal panen dan rawan pangan, bahkan masyarakat tidak mendapatkan bantuan dari Pemerintah setempat. Padahal kata dia, wilayahnya itu benar-benar mengalami banyak kekurangan.

“Kekeringan yang semakin menjadi, hingga berakibat fatal pada perkembangan gizi anak-anak di wilayahnya itu,” terangnya.

Ferdinandus mengatakan bahwa sehabis lebaran Idul Fitri ini, desanya akan mendapat bantuan dari Pemerintah Provinsi NTT berupa pemberian dana sebesar Rp 150juta.

“Dana Rp 150 juta itu akan dipakai membangun bak penampung air bersih di sumber mata air Wekiar dan perpipaan,” jelasnya.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga meminta partisipasi dari masyarakat sekitar berupa dana aspirasi hasil iuran sebesar Rp 11 juta.

“Dengan dana itu, kami akan membeli pipa dan untuk bangun bak penampung air bersih di beberapa tempat seperti di RT 13, RT 11 dan di sebelah sumur bor termasuk dusun Halimuti dan kamp pengungsian Halimuti yang sangat kesulitan air bersih,” tuturnya lagi. (aS)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon