Jutaan Anak di Indonesia Timur Terpaksa Jadi Buruh

[foto: int]
[foto: int]
Jakarta – Ada slogan kesimpulan yang diungkapkan oleh Organisasi Buruh Internasional (ILO) yakni “Di mana kemiskinan merebak, di situ anak-anak dipekerjakan”. Istilah tersebut sesuai dengan keadaan yang terjadi di Indonesia saat ini yakni ada banyak anak dibawah umur yang terpaksa menjadi buruh.

Dilansir situs Deutsche Welle belum lama ini, menyebutkan bahwa saat ini terdapat sekitar 2,3 juta buruh anak di Indonesia. Berdasarkan data tersebut, buruh anak di Indonesia didominasi bocah yang berusia antara 5 hingga 17 tahun.

Badan PBB juga menyebutkan jika sebagian besar pekerja anak yang ada di Indonesia terdapat di kawasan timur. Hal itu diperkuat oleh data dari Komisi Nasional Perlindungan Anak yang mengungkapkan bahwa buruh di bawah umur di Papua mencapai 34,7 persen dari total pekerja.

“Sementara di tempat kedua adalah Sulawesi Utara yang menampung 20,4 persen buruh anak dan Sulawesi Barat sebesar 19,82 persen,” tulis situs tersebut.

Dari kebanyakan buruh anak yang ada, sebagian besar mereka bekerja di sektor pertanian, sedangkan sisanya terbagi antara sektor jasa dan manufaktur. Anak-anak yang bekerja di sektor jasa, kebanyakan mereka bekerja menjadi pembantu rumah tangga. (aK)

Find this content useful? Share it with your friends!