Daerah 

Daerah Tertinggal 80 Persen Ada di Indonesia Timur

[foto: int]
[foto: int]
Jakarta – Terjadi ketimpangan pembangunan yang cukup kontras antara wilayah di Indonesia barat dengan kawasan yang ada di bagian Timur. Bahkan, ketimpangan yang ada terbilang masih cukup tinggi sehingga berdampak pada kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

“Dari 183 kabupaten yang masuk dalam kategori daerah tertinggal sekitar 80% di antaranya berada di wilayah Indonesia bagian Timur,” kata Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Irman Gusman, seperti dilansir GatraNews, 15/08.

Menurut Irman, lebih separuh produksi nasional dihasilkan di Pulau Jawa, 20% lebih di Sumatera, dan kurang dari seperempat yang dihasilkan oleh kawasan timur yang lebih luas.

“Karena itu, tidaklah mengherankan bila kawasan timur Indonesia hingga saat ini masih tetap tinggi angka kemiskinannya,” kata Irman.

Irman mengakui jika permasalahan pembangunan daerah yang tidak merata saat ini menjadi tantangan bagi pemerintah.

“Pembangunan, harus terjadi di seluruh wilayah Indonesia serta semua masyarakat dapat menikmati dan tidak hanya terfokus pada satu wilayah tertentu saja,” ucapnya.

Irman menegaskan, agar pembangunan dapat merata dan dirasakan oleh semua masyarakat di Indonesia, maka dibutuhkan partisipasi dari semua pihak.

“Serta tidak hanya mengandalkan pemerintah pusat melalui APBN tetapi juga keaktifan dari pemerintah daerah dan masyarakatnya,” tutur Irman.

DPD RI, kata Irman, akan mendorong percepatan pembangunan di daerah serta akan berkoordinasi dan mendorong pemerintah daerah agar mereka aktif dalam membangun kerja sama dengan berbagai pihak.

“Perusahaan swasta sebagai investor dalam pembangunan infrastruktur di daerah, supaya pembangunannya tidak hanya tergantung kepada APBN semata,” ucapnya. (aK)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon