Banyak Dosen di Papua yang Belum S2

[foto: int]
[foto: int]
Sorong – Mutu tenaga pendidik di Papua perlu ditingkatkam sesuai standar yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Salah satunya adalah dimana pemerintah menentukan bahwa Dosen itu harus memiliki gelar S2.

“Dosen itu minimal harus S2,” kata Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir usai meresmikan pembangunan Kampus Fakultas Kedokteran, Universitas Papua, Sorong, seperti dilansir OkeZone, (23/8).

Menurut Nasir, apabila masih ada yang S1, maka harus cepat ditingkatkan segera karena itu berdasarkan aturan pemerintah.

“Dan pemerintah tidak segan memberikan bantuan,” ucapnya.

Pemerintah, kata Menteri Nasir, dalam hal ini akan memberikan banyak bantuan terutama bagi putera daerah setempat.

“Yang paling penting harus putera daerah,” tegasnya.

Pada acara peresmian tersebut, Menristekdikti kaget melihat banyak sapi yang berkeliaran bebas di Kabupaten Sorong, Papua Barat.

“Bobot sapinya juga besar, ini bisa dikembangkan untuk swasembada daging di wilayah Papua,” katanya. (aK)

Find this content useful? Share it with your friends!