Nusa Tenggara Timur Pariwisata 

Industri Pariwisata NTT Sulit Berkembang, Apa Penyebabnya?

[foto: int]
[foto: int]
Kupang –Selama ini, industri pariwisata di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memang cukup sulit berkembang. Oleh karenanya, banyak sekali hal yang perlu dibenahi dalam pembangunan industri pariwisata di NTT.

“Kalau tidak maka industri pariwisata sulit berkembang maju,” kata Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Abraham Paul Lyanto, di Kupang, Jumat (21/8).

Menurut Abraham, tantangan terbesar dalam pembangunan industri pariwisata NTT adalah wilayah NTT terlalu luas dan akses pasar belum ada.

“Masalah lain adalah kelemahan pada aspek sarana dan prasarana, sehingga perlu penataan kembali semua obyek wisata di provinsi berbasis kepulauan itu,” ujarnya.

Selain itu, kata Abraham, standarisasi produk belum dimiliki berdasarkan kualitasnya, sehingga perlu ada pengaturannya.

“Sampai sekarang belum ada regulasi yang mengaturnya, kata Paul Lyanto yang juga Ketua KADIN NTT ini,” jelasnya.

Pemerintah juga, kata Abraham, perlu menyiapkan gedung pameran untuk melaksanakan kegiatan untuk semua kegiatan ekonomi kreatif.

“Perlu digali lagi potensi lainnya di NTT agar bervariasi bagi para wisatawan yang berkunjung,” tuturnya. (aK)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon