Daerah Sulawesi Tenggara 

Sulawesi Tenggara Masuk Zona Merah Dampak El Nino

[foto: int]
[foto: int]
Kendari – Sulawesi Tenggara (Sultra) masuk dalam zona merah daerah yang terdampak oleh fenomena El Nino. Dampak yang bisa terjadi diantaranya minimnya ketersediaan air dan memicu kebakaran hutan.

“Saat ini, Sultra telah masuk zona merah, rawan kekeringan dan kebakaran hutan,” kata Aris Yunatas, Kasie Observasi dan Informasi Stasiun Metereologi Maritim Kendari di ruang kerjanya, sepert dilansir JPNN, 30/08.

Menurutnya, hal ini disebabkan oleh hujan yang turun menjelang akhir bulan Juli sampai Agustus relatif kecil. Akibatnya, serapan air tanah mulai berkurang.

“Bukan hanya di titik tertentu saja, namun hampir di semua wilayah daratan maupun kepulauan,” tuturnya.

Aris mengungkapkan bahwa peristiwa ini akan membawa dampak kekeringan dan diperkirakan, ribuan hektar lahan yang terancam puso.

“Hasil prediksi BMKG ini telah disampaikan ke instansi terkait. Paling tidak, bisa menjadi acuan pemerintah dalam mengambil kebijakan atau meminimalisir dampak yang diakibatkan,” jelasnya.

Kemudian, lanjut Aris, bersamaan dengan menguatnya El Nino, suhu muka laut di beberapa wilayah Indonesia semakin mendingin. Hal ini sangat berdampak pada intensitas hujan lantaran proses penguapan rendah.

“Alhasil, sinarnya yang dipancarkan ke bumi langsung terpantul di angkasa. Sebab tidak ada cukup awan yang menyerap,” tuturnya. (ak)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon