Ekonomi & Bisnis Nusa Tenggara Timur 

Over Produksi, Penjualan Ruko di Kupang Melambat

[foto: int]
[foto: int]
Kupang – Pasca banyak pengusaha pengembang ruko yang masuk ke Nusa Tenggara Timur (NTT), Pembangunan rumah toko (ruko) di Kota Kupang lima tahun terakhir ini menjamur bahkan bisa dikatakan over produksi.

“Kehadiran ruko di Kota Kupang saat ini terjadi over produksi karena dari segi pemasaran atau penjualan agak melambat,” kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI), Boby Liyanto, kepada Pos Kupang, Jumat (4/9/2015).

Menurut Boby, beberapa pengusaha yang mengembangkan bisnis ruko di Kupang diantaranya pengusaha dari Ambon (Maluku), Makassar (Sulawesi Selatan) Surabaya (Jawa Timur), bahkan dari Timor Leste.

“Selain banyak pengusaha ruko dari luar NTT yang membangun ruko di Kupang, juga kehadiran bisnis ruko di Kota Kupang merupakan tuntutan perkembangan kota,” tuturnya.

Boby menerangkan bahwa tiga tahun lalu harga ruko naik pesat dan banyak pemakainya. Namun setahun terakhir, lantaran semua ramai-ramai bangun ruko sehingga terjadi over (kelebihan) produksi ruko.

“Kondisi itu berpengaruh melambatnya pemasaran ruko di Kota Kupang. Banyak ruko yang kosong karena yang terjual atau disewa sedikit,” ucap Boby. (aK)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon