Internasional 

Pemerintah Ingin Pulangkan Seluruh TKI yang ada di Timur Tengah

[foto: int]
[foto: int]
Jakarta – Pemerintah Republik Indonesia (RI) berencana akan memulangkan sekitar 700.000 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari Timur Tengah Khususnya Arab Saudi dalam waktu 15 bulan ke depan. Sebagian besar TKI tersebut bekerja sebagai pembantu rumah tangga dan supir pribadi disana.

Beberapa negara tersebut di antara 21 Arab Saudi, Kuwait, Qatar, Bahrain, Oman, Uni Emirat Arab, Libanon, Yordania dan Mesir. Hal ini diberitakan surat kabar Arab Al-Hayat berdasarkan pernyataan sumber-sumber pemerintah Indonesia.

Seperti dilansir DremCo.Id, berdasarkan sumber tersebut, keputusan untuk memulangkan TKI ini adalah keputusan final dan tidak dapat dicabut kembali. Sebelumnya diketahui, bahwa Pemerintah Indonesia telah mengumumkan bahwa akan menghentikan pengiriman TKI ke 21 negara di Timur Tengah.

Menurut Presiden Joko Widodo, pada Februari lalu mengatakan bahwa ia ingin mengakhiri ekspor pekerja perempuan Indonesia ke negara-negara Timur Tengah. Praktik pengiriman perempuan Indonesia ke luar negeri untuk bekerja sebagai pembantu rumah tangga harus segera dihentikan.

“Kita harus memiliki kebanggaan dan martabat,” katanya.

Para TKI yang sudah terlanjur bekerja sebagai pembantu rumah tangga di 21 negara tersebut di atas diizinkan untuk menyelesaikan kontrak mereka.

Sementara itu, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi memperkirakan bahwa lebih dari 67.000 perempuan Indonesia tidak akan diizinkan pergi bekerja di Timur Tengah. Saat ini pemerintah terus bekerja keras untuk meningkatkan lapangan pekerjaan bagi perempuan Indonesia.

“Sehingga mereka tidak perlu pergi ke luar negeri untuk mencari uang,” kata Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri. (aK)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon