Ekonomi & Bisnis Nasional 

Dukung Agro Maritim, Kementerian PUPR Tetapkan 3 Program

[foto: int]
[foto: int]
Jakarta – Indonesia sebagai negara maritim memerlukan akselerasi pengembangan di wilayah pesisir khususnya di kawasan Timur Indonesia. Hal itu penting sebagai motor penggerak ekonomi apalagi potensi sumber daya alam di wilayah pesisir timur Indonesia sangat besar.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa Kementerian PUPR telah berkomitmen untuk menempatkan pembangunan infrastruktur sebagai prioritas pembangunan dalam masa pemerintahan 2015 – 2019.

“Ini untuk mendukung kedaulatan energi dan agro maritim,” jelasnya.

Menurutnya, upaya tersebut akan direalisasikan melalui 3 program yaitu,  pengembangan kawasan (strategis/maritim), membangun konektivitas, dan pengembangan ekonomi maritim.

“Konsep pengembangan tersebut difungsikan sebagai perekat integrasi kegiatan perekonomian antar wilayah dan sebagai pendukung pengembangan potensi setiap wilayah,” terang Basuki.

Selain itu, Menteri Basuki Hadimuljono mengapresiasi kegiatan yang belum lama ini digelar yakni Makassar Infrastruktur Summit 2015.

“Kita semua berharap dari kegiatan ini akan mendorong Kawasan Indonesia Bagian Timur menjadi lokomotif dalam pembangunan ekonomi nasional,” kata Basuki di Jakarta, seperti dilansir Gatra, (28/9).

Diketahui, terdapat 3 (tiga) kawasan strategis di Kawasan Indonesia Bagian Timur yang dikembangkan diantaranya adalah WPS Pusat Pertumbuhan Sedang Berkembang Manado – Belitung – Amurang; WPS Pusat Pertumbuhan Terpadu Makassar – Pare-pare – Mamuju; dan WPS Pusat Pertumbuhan Sedang Berkembang Ambon – Seram. (aK)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon