Daerah Nusa Tenggara Timur 

Meski Dicap Miskin, NTT Mampu Raih Penghargaan Kerukunan Beragama

[foto: kemenag.go.id]
[foto: kemenag.go.id]
Kupang – Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) selama ini memang fokus mengembangkan konsep kerukunan beragama. Tidak sia-sia, usaha tersebut telah menuai hasil yakni mendapat trofi juara pertama kerukunan umat beragama tingkat nasional.

Trofi tersebut diterima oleh Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya yang mewakili pemerintah serta rakyat Nusa Tenggara Timur (NTT). Seperti dilansir Pos Kupang, (4/1), Penganugerahan trofi itu dilakukan oleh Menteri Agama (Menag) RI pada tanggal 30 Desember 2015.

Trofi ini merupakan sebuah pengakuan bahwa Provinsi NTT benar-benar memiliki kerukunan umat beragama yang paling baik di Indonesia. Ini adalah citra terbaik yang dihasilkan NTT meski selama ini ada begitu banyak predikat negatif yang diberikan ke Provinsi NTT dari mulai daerah miskin, tertinggal, SDM rendah dan lainnya.

Dengan trofi ini, ini membuktikan bahwa meski warga NTT hidup dalam kemiskinan dan kekurangan, namun rakyat yang mendiami provinsi ini sangat menghormati nilai-nilai kebersamaan dan toleransi. Selain toleransi dalam agama, warga disana juga menjunjung tinggi kebaragaman suku, budaya dan golongan di Indonesia.

Bahkan tahun lalu, ujian nasional di NTT juga meraih predikat sebagai daerah dengan UN paling jujur secara nasional. Itu menunjukan bahwa rasa kejujuran masyarakat disana cukup tinggi dan menjadi bagian gaya hidup mereka. (as)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

3 Thoughts to “Meski Dicap Miskin, NTT Mampu Raih Penghargaan Kerukunan Beragama”

  1. yoll leuhingan

    Bangga jdi orang NTT

  2. anna

    God Bless NTT. Amen

  3. zarniel Woleka

    Mari tetap jaga kerukunan yang indah di NTT

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon