Ekonomi & Bisnis 

Inilah yang Dirasakan Indonesia Timur Setelah Ada Tol Laut!

kapal kontainer [foto: pico]
kapal kontainer [foto: pico]
Jakarta – Semenjak diluncurkan, program tol laut memang mengundang banyak respon dan penilaian positif dari banyak pihak. Kemudian setelah program tersebut berjalan, kini ada banyak penilaian positif juga atas bukti keberhasilan program tersebut.

Beberapa pihak menilai jika program tol laut telah memberikan bukti keberhasilan untuk masyarakat indonesia khususnya yang ada di kawasan timur. Bahkan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli menilai bahwa tol laut memiliki dampak luar biasa bagi masyarakat Indonesia bagian timur.

Advertisements

“Meski belum maksimal pengelolaanya, tol laut sudah mampu menekan biaya logistik yang cukup signifikan,” kata Rizal Ramli seperti dilansir Okezone, (13/06).

Menurut Rizal, tol laut ini telah mampu mengurangi gap atau ketimpangan antara Indonesia bagian Barat dan Indonesia Timur.

“Jawa Sentris sudah tidak akan lagi ada karena kita akan ubah dengan poros maritim yaitu tol laut,” ujar Rizal.

Kemudian, Rizal mencontohkan bahwa berdasarkan data Kementerian perdagangan harga komoditas beras di Namlea, Kabupaten Buru yang menggunakan angkutan swasta mencapai Rp13.000, tapi dengan adanya angkutan Tol Laut mampu menekan harga hingga Rp10.100.

“Selain itu, komoditas bawang merah menggunakan angkutan swasta Rp50.000 per kg, dengan angkutan tol Laut Rp40.000 penurunan hingga 20 persen,” ucapnya.

Selain di kabupaten Buru, tol laut juga telah berpengaruh signifikan terhadap penurunan harga di ujung timur indonesia yakni papua dan papua barat. Harga tepung terigu misalnya, sebelum adanya tol laut, harganya Rp10 ribu per kilogram. Lalu, setelah ada tol laut, harga jual menjadi Rp7.600,00/kg. Begitupun dengan harga-harga lainnya. (as)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.