Gubernur Pimpin Upacara Peringatan HUT RI

Pembawa bendera [Foto: Intimnews]
Ambon, indonesiatimur.co – Gubernur Maluku, Said Assagaff, Kamis(17/8/2017) memimpin upacara HUT Proklamasi RI ke -72 yang berlangsung di Lapangan Merdeka Ambon. Bertindak sebagai Komandan Upacara, Letkol Arh Tri Adrijanto Santoso, Kasandi Kodam XVI Pattimura.

Upacara HUT RI ini dimulai tepat Pukul 10.00 WIT dan dihadiri Anggota DPD RI , Anna Latuconsina, Wakil Gubernur Maluku , Zeth Sahuburua, Ketua DPRD Maluku ,Edwin Huwae, Walikota Ambon Richard Louhenapessy, Wakil Walikota Ambon, Syarief Hadler, Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku, Manumpak Pane, Pangdam XVI Pattimura Mayjen TNI Donny Monardo, Kapolda Maluku Irjen Pol.
Drs. Deden Juhara, Danlantamal IX Ambon, Danlanut Pattimura, seluruh pimpinan SKPD lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, maupun lingkup Pemerintah Kota Ambon, serta para tokoh-tokoh agama.

Advertisements

Warga Kota Ambon pun turut menghadiri upacara HUT RI tetsebut. Hal ini sebagai bagian dari Bangsa Indonesia, mereka juga turut menyaksikan detik-detik peringatan Proklamasi.

Barisan putih, yang bertugas membawa Bendera Merah Putih pun tidak luput dari perhatian peserta upacara maupun masyarakat Kota Ambon.

Siswi SMA Negeri Tiakur, Huningsi Susan Gladis Frans dipercayakan sebagai pembawa baki dari pasukan 8. Selain itu, bertindak sebagai pengerek bendera adalah Ismail Umasugi dari SMA Negeri Namrole, Alfado Waas dari SMA Negeri 2 Ambon dan Eliyeser Jeki Loy dari SMA Negeri Dobo.

Gubernur Maluku Said Assagaff usai upacara menyampaikan ia memberikan apresiasi setiap gerakan anak muda Maluku untuk kemajuan daerah ini.

“Anak-anak muda ini harus giat bekerja, mensejahterakan daerah ini, seperti keinginan para pejuang bangsa,” ujarnya.

Dirinya menegaskan tidak boleh ada keretakan-keretakan kecil pun, yang merusak kebhinekaan.
“Semangat muda sangat dibutuhkan. Coba lihat perjuangan Martha Tijahahu yang masih muda tetapi berjuang melawan penjajah,” ujarnya.

Ia mengajak semua masyarakat Maluku untuk saling menopang dan saling bekerja keras.
“Saat ini Maluku masuk dalam urutan nomor 2 indeks kebahagian setelah Maluku Utara. Mari dengan semangat Kemerdekaan kita saling menopang dan saling bekerja keras,” tandasnya.

Usai Upacara Bendera, seluruh masyarakat di suguhkan dengan drama kolosal tentang perjuangan Christina Martha Tijahahu yang berjuang melawan penjajah untuk kemerdekaan Bangsa Indonesia.(EJ)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.