Maluku Politik 

Pilkada Maluku: Isu Gubernur Baru Tidak Laku Dijual

Ambon,indonesiatimur.co – Isu Gubernur Baru jelang pilkada Gubernur Maluku periode 2018-2023, tidak laku dijual untuk masyarakat Maluku. Hal ini terungkap dalam konperensi pers yang digelar. Lembaga Survei Indonesia, Sinergi Data Indonesia (SDI). Menurut Direktur Utama SDI Barkah Pattimahu , Murad Ismail belum bisa mencitrakan diri sebagai calon yang mampu menyelesaikan persoalan di Maluku. “Dari mereka yang memilih gubernur baru, yang yakin bahwa gubernur baru mampu menyelesaikan persoalan di Maluku hanya 51%,”jelasnya.

Sedangkan dari hasil survey SDI, Said Assagaff sebagai gubernur saat ini, diyakini mampu menyelesaikan persoalan di Maluku. Dengan demikian suara Murad Ismail-Barnabas Orno berpotensi hilang, karena terdapat 36,65% yang memilih isu gubernur baru, akan memilih Said – Andre. Dari paparan tersebut, survey SDI menempatkan pasangan SANTUN (Said – Andre) unggul dengan 59,33% dari pasangan MASBRO ( Murad – Orno) yang mendapat 15,83%. Sisa 24,83% masih rahasia. “Angka 59,33 % untuk SANTUN ini terjadi jika head to head Gubernur baru antara SANTUN dan MASBRO,”ungkapnya.

Advertisements

Barkah juga mengungkapkan mayoritas masyarakat Maluku, inginkan gubernur yang berpengalaman, hanya 26% yang inginkan gubernur baru.

Menurutnya ada 3 tipe pemilih di Maluku, yaitu pemilih rasional, pemilih sosiologi dan pemilih psikologis. “Pasangan SANTUN mendapat dukungan dari pemilih rasional dan pemilih psikologis. Sedangkan pasangan MASBRO unggul tipis pada tipe pemilih sosiologis,”tandas Barkah. (It-05)

Comments

comments

Terkait

Komentar anda:

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.