Agenda Daerah Ekonomi & Bisnis Maluku 

3T Antar Walikota Tual Raih KDI 2018

Makasar, indonesiatimur.co – Upaya Walikota Tual, Adam Rahayaan untuk mewujudkan masyarakat Kota Tual yang sejahtera, melalui program 3T (triti-red), membuahkan hasil yang gemilang, dengan diraihnya penghargaan Kepala Daerah Inovatif (KDI), yang diselenggarakan Koran Sindo pada Sabtu (30/8), di Anjungan City Pantai Losari, Makassar, Sulawesi Selatan.

Program 3T dicanangkan tahun 2018 ini merupakan prioritas kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Tual.

Advertisements

Menurut Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Tual, Fahry Rahayaan, program 3T merupakan pembangunan inklusif dan partisipatif. “Pembangunan inklusif berarti semua komponen masyarakat bersama pemda  dilibatkan dalam proses pembangunan. Konsep ini menggerakkan partisipasi warga lebih dinamis dalam pembangunan dan kehidupan sosial masyarakat di Kota Tual,” tandasnya.

Dikatakannya, dengan pembangunan inklusif, maka dinamika dunia usaha juga berjalan, serta menghidupkan kebanggaan masyarakat terhadap desa dan pada akhirnya timbul kebanggaan kepada Kota Tual. “Inilah gagasan yang terkandung dalam konsep 3T. Dengan 3T ini juga, terdapat revitalisasi desa, agar proses membangun desa itu dapat berjalan secara optimal,”jelasnya.

Ditegaskannya, untuk membangun kota, maka pertama yang harus dibangun adalah orangnya atau sumber daya manusia, yakni dengan cara semua orang peduli terhadap kondisi kehidupan dirinya, dan kehidupan rumah tangga, lingkungan desanya dan seterusnya.
“Tujuan utama program 3T memang meningkatkan produktivitas dan nilai tambah,”ujarnya.

Program 3T difokuskan di 16 kawasan kumuh dimana bermukim 50% warga miskin kota Tual. “Ditargetkan melalui program 3T ini, dalam 3 tahun ke depan dapat mengurangi angka kemiskinan secara signifikan,”jelasnya.

Penghargaan KDI

Dengan program 3T ini, Koran Sindo menilai bahwa Walikota Tual, Adam Rahayaan berhak menerima Penghargaan Kepala Daerah Inovatif (KDI) bersama 37 kepala daerah lainnya, termasuk Walikota Ambon Richard Louhenapessy.
Walikota Tual diberi penghargaan untuk kategori ekonomi dan investasi (program 3T).

” Koran Sindo kembali memberikan apresiasi kepada kepala daerah yang melakukan inovasi dan terobosan dalam membangun daerahnya. Ajang ini diberi nama Kepala Daerah Inovatif (KDI) 2018. Kali ini, Koran Sindo memberikan apresiasi kepada 37 kepala daerah di malam puncak penganugerahan KDI 2018  ini adalah untuk kelima kalinya, Koran Sindo memberikan apresiasi inovasi kepada para kepala daerah,” kata Pemimpin Redaksi Koran Sindo Pung Purwanto.

Pung mengatakan, pada KDI 2018 ini Koran Sindo juga memberikan apresiasi khusus kepada beberapa kepala daerah yang sudah melakukan kinerja luar biasa di daerahnya. Apresiasi khusus yang akan diberikan berupa lifetime achievment dan special achievment.

Seperti KDI sebelumnya, pada 2018 ini ada enam kategori inovasi yang dilakukan para kepala daerah. Diantaranya Investasi dan ekonomi, sosial budaya, pelayanan masyarakat, infrastruktur dan pembangunan, tata kelola pemerintahan, dan lingkungan hidup.

Dengan apresiasi KDI 2018 ini, KORAN SINDO berharap para kepala daerah semakin mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah.

“Kami juga berharap  para kepala daerah penerima apresiasi terus berinovasi untuk  mewujudkan pembangunan yang bekelanjutan,” kata Pung.

Pung mengatakan, dalam memberikan apresiasi KDI 2018 ini Koran Sindo telah melakukan pengamatan dengan mencermati inovasi yang dilakukan kepala daerah. Inovasi yang telah dilakukan para kepala daerah tentu harus berdampak kepada kemajuan daerahnya.

Selain itu, inovasi yang dilakukan kepala daerah  juga harus berguna serta bermanfaat bagi masyarakat. Harapannya, inovasi para kepala daerah ini benar-benar berdampak hingga masyarakat bawah.

Pemberiaan apresiasi inovasi kepada kepala daerah ini sejalan dengan semangat Koran Sindo yang ingin terus berinovasi. Di tengah tantangan di era disrupsi sekarang ini, inovasi harus terus menerus dilakukan agar pemerintah daerah bisa terus memberikan manfaat kepada masyarakat.

Inovasi akan membuat pembangunan di daerah semakin dinamis. Jika semua daerah di Indonesia bisa melakukan inovasi maka, bangsa ini menjadi lebih maju.  Karena Indonesia juga bisa dibangun dari daerah.(it-01/Sindo)

Comments

comments

Terkait

Komentar anda:

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.