Daerah Maluku 

Louhenapessy: Mekanisme SKD CPNS Menutup Ruang Nepotisme

Ambon, indonesiatimur.co – Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat karena mendengar dan memperhatikan aspirasi daerah lewat sebuah mekanisme Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), dengan menurunkan passing grade.
“Jika dilihat dari hasil test tahun kemarin, saya optimis kalau dengan passing grade saat ini ini daerah-daerah sanggup bersaing. Oleh karena itu ini merupakan peluang kepada para calon ASN ini untuk bisa mengikuti tes secara baik,”ujar Walikota Ambon usai membuka SKD CPNS di SMPN 2 Ambon, pada Selasa (28/01/2020).

Walikota menegaskan, mekanisme tes ini juga akan menutup ruang untuk adanya nepotisme. “Mekanisme test saat ini sama sekali menutup ruang untuk adanya nepotisme. Kenapa? Karena masing- masing orang itu setelah tes dia akan melihat sendiri hasilnya secara langsung di TV. Setelah dia keluar dari ruang tes, dia akan melihat langsung nilainya berapa dan berapa, jadi tidak bisa lagi kita ada kecurigaan bahwa, ini ada anaknya Walikota, anaknya Sekot, lalu dia bisa lolos, hal itu tidak, karena ini betul-betul tes,”tandasnya.

Advertisements

Dikatakannya, selain melihat hasil secara langsung, dan hasil ini juga tidak kumulatif, masing masing komponen harus lulus.
“Kalau misalnya komponen yang pertama itu TIU misalnya dapat tinggi, padahal yang duanya itu tidak bagus, atau misalnya dia lulus dua, kemudian satunya tidak bisa, hal tersebut tidak bisa, karena tiga-tiganya harus lulus persyaratan itu. Saya optimis. Anak-anak ini sudah diarahkan agar mereka juga siap kejiwaan mereka untuk jangan khawatir, jangan takut untuk itu,”jelasnya.

Walikota menjelaskan, jumlah pelamar sebanyak 2.442 memperebutkan 272 formasi. “Sebetulnya ada 285 formasi tetapi ada kurang lebih 13 formasi yang tidak dilamar. Karena memang rupanya formasi itu tidak ada yang berminat di daerah sini, rata rata itu ada di dinas kesehatan, ada 6 jabatan yang sama sekali tidak ada disini,”ungkapnya. (it-01)

Comments

comments

Terkait

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.