Daerah Maluku 

2021 Kota Tual Dapat Program Padat Karya Dari Kotaku

Ambon, indonesiatimur.co – Di tahun 2021 ini Kota Tual mendapat program padat karya untuk kelurahan Lodarel, Kelurahan Masrum, Desa Fiditan, Desa Langgir dan Desa Yamro. Sedangkan program baru yang reguler, antara Desa Yamtel atau Desa Tam di Kecamatan Tayando.

Menurut Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota Tual, Fahry Rahayaan, program padat karya  yang didapat ini dari Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU).
“Tiap tahun setiap daerah punya program berdasarkan juknis dari pusat. Biasanya setahun sebelumnya pusat memberikan informasi bahwa tahun depan program Kotaku dengan pendekatan program padat karya atau swakelola atau kontraktual,”ungkapnya kepada media ini pada Selasa (09/02/2021) melalui sambungan telepon.

Advertisements

Dia menjelaskan perbedaan antara kontraktual dan padat karya adalah, kontraktual adalah pekerjaan yang membutuhkan pendekatan teknologi, dimana tidak bisa dikerjakan oleh masyarakat. Oleh karena itu dikontraktualkan. Sedangkan padat karya atau swakelola adalah kegiatan-kegiatan yang sederhana dan bisa dikerjakan oleh kelompok swadaya masyarakat.
“Jadi yang padat karya itu biasa yang. Rp 300 juta hingga Rp 1 miliar untuk per desa atau kelurahan. Tapi yang dikontraktualkan itu misalnya pekerjaan yang cukup berat, diatas Rp 4 miliar itu bisa dikontrak tualkan tapi semua bersifat padat karya juga ,”terangnya.

Ketika ditanya mengapa di tahun 2020 program Kotaku di Maluku berhenti atau tidak ada? Rahayaan menjelaskan bahwa program itu tidak berhenti, karena program kotaku itu tetap berjalan. Tetapi ada beberapa daerah yang sudah mendapatkan alokasi di tahun sebelumnya dianggap sudah selesai, sehingga di tahun 2020 dilakukan perbaikan data. Contohnya Kota Tual lakukan perbaikan data, sehingga di tahun 2021 ini lanjut lagi untuk kawasan-kawasan kumuh baru yang didapat dari revisi SK kumuh

” Program Kotaku tidak berhenti, karena memang tahun 2019 kan Kota Tual dan Ambon dapat banyak kegiatan jadi saatnya untuk dilakukan evaluasi kawasan-kawasan mana yang tereliminasi lalu diusulkan kawasan baru untuk tahun 2021 dan akhirnya kan tahun ini sudah di akomodir Ambon dan Tual,”terangnya.(it-02)

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.