Daerah Kesehatan Maluku 

Polsek Babar Timur Bertindak Cepat Tangani Penderita Gizi Buruk

Tiakur, indonesiatimur.co – Setelah mendapat informasi adanya anak penderita gizi buruk di Desa Wakpapapi, Kecamatan Babar Timur, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Polsek Babar Timur langsung bertindak cepat tangani kasus gizi buruk ini.

Kapolsek Babar Timur, IPDA Evraim Keiwury langsung memerintahkan anak buahnya untuk segera turun tangan sebagai bentuk pelayanan bagi masyarakat.

Advertisements

Kepada wartawan, pada Jumat (30/04/20201), Kapolsek mengatakan, persoalan gizi buruk saat ini di kecamatan Babar Timur merupakan kasus kedua, dimana sebelumnya persoalan gizi buruk juga pernah terjadi pada tahun 2018 dan ditangani oleh SatPolres MBD.

Oleh karena itu tindakan seperti ini tentu merupakan bagian dari tanggung jawab Polri sebagai pengayom masyarakat. Setelah mendapat informasi, dirinya kemudian menginstruksikan anggotanya untuk mendatangi anak tersebut untuk dibawa ke Puskesmas terdekat.

” Berhubung saat ini saya berada di Tiakur , maka saya menginstruksikan kepada anggota untuk mendatangi tempat tinggal Johan Yusup Seralurin, penderita gizi buruk yang diketahui saat ini tengah berada di rumah pamannya, Markus Seralurin di Desa Wakpapapi,” ungkap Kapolsek.

Dijelaskannya , lokasi rumah anak tersebut dengan lokasi puskesmas memang cukup jauh. Bahkan kondisi jalan pada sebagian besar kecamatan Babar Timur cukup buruk, selain itu angkutan umum pada wilayah tersebut terbatas. Bahkan angkutan pribadi milik masyarakat sangat minim. Dan Ambulance yang beroperasi untuk melayani masyarakat Kecamatan Babar Timur hanya satu unit.

Karena itu lanjutnya , sebagai langkah awal untuk mengantisipasi persoalan yang menimpa Johan. Maka personil Polsek Babar Timur dengan ijin keluarga kemudian berinisiatif memboyong Johan menggunakan sepeda motor menuju Puskesmas Letwurung untuk ditangani secara medis, mengingat kondisi kesehatan Johan semakin melemah.

“Kedatangan personil polisi ke rumah yang ditinggali Johan untuk membantu penanganan kesehatan anak itu, karena belum ada upaya tenaga kesehatan maupun aparatur desa terhadap penderitaan anak tersebut,”terangnya.

Setibanya anggota Polsek Babar Timur di kediaman Markus Seralurin, terkuak fakta baru yang diduga merupakan kelalaian tenaga kesehatan setempat, dimana sebelum kedatangan personil Polsek , salah satu petugas kesehatan juga mengunjungi anak tersebut namun tidak melakukan tindakan apapun.

Bahkan ada informasi yang mengatakan , adanya sikap tidak terpuji oknum tenaga kesehatan honorer puskesmas Letwurung (EF) yang mengancam saudara Yopi Unitly karena telah membocorkan penderitaan Johan melalui media sosial.

” Hingga saat ini kita belum mengetahui apa motif dari aksi EF yang mengancam untuk menghapus postingan tentang kondisi Johan, namun perbuatan tersebut akan kita telusuri,” tegas Kapolsek.

Setelah menempuh jarak yang cukup jauh, anggota Polsek Babar Timur berhasil membawa Johan ke Puskesmas Letwurung dengan selamat.
Setibanya di Puskesmas Letwurung sekitar pukul 18.50 WIT , Johan kemudian diserahkan kepada tenaga medis untuk menerima perawatan.

” Saya akan secepatnya kembali kesana , untuk melihat secara langsung kondisi Johan . Jika kondisi kesehatannya tidak berangsur baik, maka saya akan berupaya untuk menindaklanjuti hal ini. Bila perlu Johan akan kita upayakan untuk dibawa ke Tiakur agar ditangani oleh Pihak RSUD,” tegasnya.

Dijelaskannya , orang tua dari anak tersebut yakni Anita Waliana (30) Dan Lukas Oraile (36) yang merupakan ayah tiri Johan hanya seorang petani yang menetap di Desa Analutur. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan sehari-haripun mereka mengalami kesulitan, apalagi untuk membiayai kebutuhan Johan.

Karena itu dirinya berharap , sikap cepat yang diambil saat ini dapat meringankan penderitaan Johan yang telah ditanggungnya selama kurang lebih lima tahun. Dan nantinya Johan bisa mendapat perhatian dari seluruh pihak , terkhususnya pemerintah Kabupaten MBD. (it-04)

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

PPKM Mikro Ambon