Maluku Politik 

Louhenapessy Berterima Kasih Atas Dukungan Partai Nasdem Kepadanya

Ambon, indonesiatimur.co – Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, berterima kasih kepada Partai Nasdem, karena 4 tahun lalu telah memberikan dukungan kepadanya dan Wakil Walikota, Syarif Hadler, ketika maju dalam pilkada Kota Ambon.

Hal ini dikatakannya saat memberikan sambutan selamat datang dalam pembukaan Rapat Koordinasi Wilayah Partai Nasdem Maluku, di Islamic Centre, Selasa (08/06/2021).

Advertisements

Menurutnya, kepercayaan itu tidak disalahgunakan. Dari kepercayaan itu menghasilkan perjuangan politik di kota Ambon, yang sebelumnya Partai Nasdem tergabung dalam koalisi, tetapi dengan pemilu 2019 kemarin, telah menjadi otonom sendiri. Ini merupakan pertanggungjawaban dirinya atas kepercayaan yang diberikan Partai Nasdem

“Pertanggungjawaban kedua, masa empat tahun memimpin kota ini, telah mendapat penghargaan dan award sampai dengan malam ini sebanyak 107 penghargaan, secara internasional , nasional maupun lokal. Semua adalah bentuk pertanggungjawaban dari mandat dan rekomendasi yang diberikan oleh partai ini kepada saya dan wakil walikota,”ungkapnya.

Louhenapessy juga mengungkapkan terima kasih kepada Partai Nasdem, yang telah memberikan dukungan, pengawalan, pendampingan, kritik, saran untuk kepentingan pembangunan kota Ambon ke depan.

“Saya percaya bahwa lewat koordinasi yang baik, bukan hanya fraksi otonom, partai ini juga bisa menjadi pemimpin di dewan perwakilan rakyat, bahkan memimpin kota ini. Tidak tertutup kemungkinan untuk itu,”ujarnya.

Selama empat tahun memimpin Ambon, dirinya menyadari bahwa sangatlah mustahil jika dirinya bisa bekerja sendiri. Dia mengakui membutuhkan suport dan dukungan masyarakat, termasuk stakeholder lainnya di dalamnya kader Partai Nasdem.

Sebelum menutup sambutan selamat datang, Louhenapessy memberi pesan kepada kader Partai Nasdem bila tak bisa untuk memberi, jangan mengambil.
Bila mengasihi terlalu sulit, jangan membenci.
Bila tak mampu untuk menghibur orang, jangan membuatnya sedih.
Bila tak mungkin meringankan beban orang lain, jangan memberatkannya.
Bila tak sanggup memuji, jangan mencaci. Bila tak bisa menghargai,jangan menghina. (it-02)

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.