Daerah Maluku 

DPC GANN Kota Ambon Silaturahmi Ke Walikota

Ambon, indonesiatimur.co – DPC Generasi Anti Narkotika Nasional (GANN) Kota Ambon, silaturahmi dengan Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, Kamis (09/09/2021).

Menurut Ketua DPC GANN Kota Ambon, Lewi Timisela, silaturahmi ini terkait pembentukan DPC GANN Kota Ambon.
“Pertemuan tadi merupakan silaturahmi kami dengan Walikota Ambon dalam rangka sinergitas pencegahan penyalahgunaan Narkotika Di Kota Ambon, sekaligus menyampaikan bahwa GANN Kota Ambon telah terbentuk dan siap mendukung program-program Pemkot Ambon, khususnya masalah penyalahgunaan narkotika,”terang Timisela.

Dikatakannya, Walikota sangat mendukung, mensuport dan merespon baik DPC GANN Kota Ambon untuk melaksanakan Inpres Nomor 02 Tahun 2020 tentang rencana aksi Nasional P4GN, termasuk memberi apresiasi yang sangat besar bagi DPC GANN Kota Ambon yang secara ikhlas tulus mengerahkan kekuatan, tenaga dan pikiran untuk menyelamatkan generasi bangsa dalam meraih masa depan terkhusus di Kota Ambon.

Pada pertemuan itu, DPC GANN Kota Ambon juga mengusulkan dan meminta kesediaan untuk bagaimana Kota Ambon dapat membentuk Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Ambon.

Alasan pembentukan BNNK Ambon menurut Timisela, karena saat ini di Provinsi Maluku tingkat penggunaan narkotika untuk 11 Kabupaten/Kota, status Kota Ambon berada pada peringkat kedua, setelah Kabupaten Maluku Tengah. Kemudian di peringkat ketiga Kabupaten Seram Bagian Barat.

“Dengan demikian otomatis apapun yang terjadi BNN tingkat Kota harus terbentuk dan hari ini juga di 11 Kabupaten Kota yang ada di Maluku baru terbentuk dua BNNK yaitu BNNK Buru Selatan dan BNNK Tual, sehingga seluruh tanggung jawab terkait permasalahan narkotika dapat teratasi sampai ke tingkat desa RT/RW “jelasnya.

Dia mengungkapkan, saat ini penyalahgunaan narkotika di Kota Ambon sebagian besar ini bukan menyentuh di kalangan pusat perkotaan tetapi sudah menyebar sampai ke RT/ RW dan pedesaan, ini yang menjadi masalah.
“Oleh karena itu GANN Kota Ambon siap bersama-sama dengan pemerintah kota mendorong seluruh program-program, yang paling terpenting adalah sosialisasi serta edukasi bahaya narkotika demi menekan angka penggunaan narkotika di Kota Ambon. Walikota sangat mendukung itu,”tandasnya.

Terkait dengan pembentukan BNNK Ambon, Timisela katakan, memang Walikota telah mengusulkan kepada BNN Provinsi yang dulu, hanya saja terkendala dengan masalah lahan yang dimintakan oleh BNN Provinsi Maluku, yaitu dua hektar.

“Hari ini kalau dua hektar lahan untuk wilayah Kota Ambon, agak sedikit sulit. Kami dari GANN Kota Ambon menawarkan bahwa tanggung jawab terkait dengan komunikasi dengan BNN Provinsi, nanti kami GANN Kota Ambon yang melakukan komunikasi itu. Paling tidak sebelum dalam posisi vertical dari pusat hingga daerah (kota), paling tidak sudah terbentuk dulu satu OPD dibawah Pemkot, sehingga proses-proses pelayanan terkait dengan angka pengguna Narkotika dapat berkurang dan menurun di Kota Ambon.

Pada pertemuan itu, Walikota juga memberikan apresiasi karena DPC GANN Kota Ambon telah turut membantu masyarakat yang terkena dampak PPKM akibat Pandemi Covid-19.

Turut hadir pada pertemuan itu Kadis Kesehatan Kota, Wendy Pelupessy, Kepala Kesbangpol, Yan Dominggus Suitella, Sekretaris DPC GANN Kota Ambon, Hasbi Sanaky dan Bendahara DPC GANN Kota Ambon, Joice Lerrick.(it-02)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon