Budaya Maluku 

Ketua TP-PKK KKT Tinjau Miniatur Taman Toleransi Antar Umat Beragama

Saumlaki, indonesiatimur.co – Meskipun pelaksanaan event Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke XXIX tingkat Provinsi Maluku di Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) telah berakhir, namun semangat membangun rasa toleransi antar umat beragama yang turut ditampilkan oleh masyarakat, yang salah satunya melalui berbagai kreasi berupa pembuatan miniatur Taman Toleransi Antar Umat Beragama, masih bertebaran di daerah ini dan tetap dijaga dengan baik keberadaannya.

Apalagi saat ini, umat Muslim telah memasuki Bulan Ramadhan dan umat Kristen sendiri sementara berada dalam masa pra Paskah sehingga masyarakat terlihat sangat senang dan terhibur dengan kehadiran ornamen-ornamen ini, karena menjadi spot foto yang menarik bagi kebanyakan masyarakat yang sempat lewat pada areal-areal tersebut.

Advertisements

Hal itu terbukti saat Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) KKT, Joice M. Fatlolon/P, S.P., bersama rombongan melakukan kunjungan langsung di beberapa titik, dimana lokasi miniatur Taman Toleransi tersebut berada. Kunjungan dimaksud telah dilakukan sejak Sabtu kemarin dan dilanjutkan pada hari ini, Minggu (03/04/2022).

Dalam kunjungan tersebut, Ketua TP-PKK KKT mengatakan, pembuatan taman toleransi ini menunjukan nilai toleransi tinggi yang merupakan perwujudan dari sikap masyarakat Tanimbar. Untuk menghargai hal itu, menurutnya, akan diberikan reward atau penghargaan kepada peraih dekorasi miniatur taman toleransi terbaik dan reward itupun cukup besar, dimana juara pertama akan diberikan uang tunai senilai Rp10 juta, juara ke dua Rp7.500.000, dan juara ke tiga Rp5 juta.

Ditambahkan dirinya, meskipun mayoritas penduduk Tanimbar beragama Kristen dan keberadaan umat Muslim yang hanya sebesar 4 persen dari jumlah penduduk, namun daerah yang bertajuk Bumi Duan Lolat ini mampu dan sukses menyelenggarakan event MTQ dimaksud. Selain itu juga dibuktikan pada saat suatu agama mengadakan ritual keagamaannya maupun hari besar keagamaan, maka agama lain turut menghormati, bahkan ikut menjaga serta beracara bersama sebagai bentuk toleransi antar umat beragama yang hakiki.

“Beruntung Tanimbar mempunyai toleransi yang luar biasa baik. Sehingga biarpun sekarang Umat Kristen telah memasuki minggu-minggu sengsara, toleransi itu tetap berjalan. Saling menghormati,” ujar Joice Fatlolon saat berkunjung pada Miniatur Taman Toleransi yang berada di Desa Tumbur.

Dirinya juga mengungkapkan, toleransi tinggi masyarakat Tanimbar juga telah dibuktikan dengan kehidupan harmonis antar pemeluk agama. Menurutnya, bukan sekedar ornamen-ornamen keagamaan yang dibangun, tapi sudah dibuktikan dengan pola hidup keseharian masyarakat Duan Lolat maupun para pemuka agamanya yang menjunjung tinggi arti toleransi.

“Kriteria penilaian telah ditetapkan, intinya ada nilai toleransi didalamnya, adanya ucapan MTQ dan Paskah, terus harus ada tempat cuci tangan, tempat sampah yang berkaitan dengan protokol Covid-19,” tandasnya.

Turut mendampingi Ketua TP-PKK KKT dalam melakukan kunjungan tersebut, Istri Sekretaris Daerah KKT Renny Moriolkossu/M., Sekretaris Panitia MTQ ke 29 Provinsi Maluku Drs. Buce Kelwulan, Tokoh Agama Katolik RD. Yopy Sorlury, dan Ketua MUI KKT H. Tamsil, beserta beberapa Anggota TP-PKK KKT lainnya. (it-03)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

SBAM Fun Run