Bahlil Pastikan Golkar Perjuangkan Abdoel Moethalib Sangadji Jadi Pahlawan Nasional
Ambon, indonesiatimur.co – Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menegaskan komitmen partainya untuk memperjuangkan Abdoel Moethalib Sangadji, tokoh pergerakan asal Maluku, agar ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.
Bahlil menyatakan, pengusulan Abdoel Moethalib bukan sekadar bentuk penghargaan terhadap tokoh sejarah daerah, tetapi juga menjadi tanggung jawab Partai Golkar dalam mengakui jasa dan pengabdian para pejuang bangsa.
“Ini sekaligus menjadi tanggung jawab saya sebagai ketua partai politik untuk memperjuangkan M. Sang Haji menjadi Pahlawan Nasional. Itu tanggung jawab Partai Golkar,” tegas Bahlil.
Pernyataan tersebut disampaikan Bahlil saat memberikan keterangan kepada wartawan di sela-sela agenda Partai Golkar di Ambon, Sabtu (07/11/2026).
Abdoel Moethalib diketahui lahir di Negeri Rohomoni, Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, pada 3 Juni 1889. Usulan pemberian gelar Pahlawan Nasional kepadanya menjadi bagian dari upaya mengangkat kembali kiprah tokoh asal Maluku dalam perjalanan sejarah perjuangan bangsa.
Bagi Bahlil, perjuangan tersebut perlu mendapat perhatian serius agar jasa tokoh-tokoh daerah memperoleh pengakuan di tingkat nasional.
Tak hanya menyangkut penghargaan terhadap tokoh sejarah, Bahlil juga menyoroti perjuangan pembentukan Undang-Undang Kepulauan. Ia berkomitmen mendorong Fraksi Partai Golkar di DPR RI mengambil peran utama dalam memperjuangkan regulasi yang dinilai penting bagi daerah-daerah berciri kepulauan.
“Yang kedua, termasuk tadi dengan Undang-Undang Kepulauan. Saya akan menjadikan Fraksi Golkar sebagai motor terdepan untuk menggolkan Undang-Undang Kepulauan itu,” tandasnya.
Dua komitmen tersebut menjadi perhatian Bahlil dalam merespons aspirasi Maluku. Di satu sisi, Golkar menyatakan akan memperjuangkan pengakuan negara terhadap tokoh sejarah asal Maluku. Di sisi lain, partai tersebut berjanji mendorong lahirnya payung hukum yang diharapkan dapat mengakomodasi karakteristik dan kebutuhan pembangunan daerah kepulauan. (it-02)
