Budaya Daerah Nusa Tenggara Timur 

Ada Warga di NTT yang Masih Pakai Baju Kulit Kayu

Kalabahi – Warga Desa Kopidil, Kecamatan Alor Barat Laut, Kabupaten Alor Nusa Tenggara Timur (NTT) masih mempertahankan secara turun-temurun adat dan istiadat. Salah satunya adalah dimana mereka masih mempertahankan penggunaan pakaian yang terbuat dari kulit kayu. “Kami akan tetap pelihara tradisi ini,” kata Kepala Desa Kopidil Moses Oungkoil pada saat Karnaval Budaya Kabupaten Alor di Stadion Mini, Kota Kalabahi, Kamis (6/8) seperti dilasir LintasNTT. Menurut dia, pakaian kayu tersebut telah dikenakan oleh nenek moyang mereka sebelum masuknya peradaban moderen. Pakaian kulit kayu dikenakan sejak zaman Neolitikum atau sekitar 2.000 tahun…

Read More
Budaya Maluku 

Tradisi Pukul Sapu: Meski Tubuh Penuh Luka, Tapi Tak Ada Dendam

Malteng – Desa Mamala, Kecamatan Leihutu, Kabupaten Maluku Tengah Provinsi Maluku memiliki tradisi unik yang biasa digelar setiap tahun. Tradisi budaya itu sering disebut dengan istilah “Pukul Sapu” yakni dimana ada dua kelompok yang saling memukul dengan menggunakan lidi/batang enau. Tradisi unik ini memang terbilang ekstrim karena kedua kelompok warga tersebut saling pukul dengan menggunakan sapu lidi hingga tubuh mereka berdarah. Apalagi mereka tidak menggunakan baju atau bertelanjang dada. Para pemuda yang biasanya berjumlah sekitar 40 – 60 orang itu dengan menggunakan dua hingga tiga batang lidi memukul berkali-kali ke…

Read More
Budaya Gorontalo 

Tradisi Lebaran Ketupat di Gorontalo, 5.000 Makanan Gratis Disiapkan

Jakarta – Pasca lebaran Idul Fitri, ada tradisi unik yang selalu digelar setiap tahunnya di Gorontalo. Tradisi tersebut adalah tradisi Lebaran Ketupat yang tahun ini rencananya akan digelar di sepanjang jalan Yosonegoro, Kecamatan Limboto Barat Kabupaten Gorontalo pada Jumat (24/7/2015). Bahkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo akan menyiapkan makanan gratis bagi 5.000 warga yang hadir. Makanan tersebut akan disiapkan oleh masing-masing SKPD di lingkungan pemprov dan setiap pengunjung bisa makan di lokasi tersebut. “Lokasinya di simpang tiga Yosonegoro. Silahkan bagi warga yang melintas atau sedang bepergian merayakan lebaran ketupat untuk mampir…

Read More
Budaya Papua 

Berpendidikan Tinggi, Cara Agar Perempuan Papua Terus Bereksistensi

Jayapura – Pada masa lalu, perempuan Papua menunjukkan eksistensi mereka dengan kreativitas mengayam noken, cawat, membuat payung tradisional, tikar, gelang, dan lainnya. Hal itu dilakukan sebagai upaya mereka menunjukkan eksistensinya sesuai dengan zamannya. “Itu cara mereka untuk bertahan hidup dan menunjukkan eksistensi mereka. Semua yang mereka buat ada artinya bagi hidup mereka,” kata Sekretaris Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Papua (DPR-P), Mathea Mamoyao, seperti dilansir MajalahSelangkah, 23/07. Karenanya, agar perempuan Papua terus bereksistensi, maka mereka harus terus menunjukkan eksistensinya. Ada banyak bidang yang bisa digeluti oleh perempuan Papua termasuk…

Read More
Agenda Budaya Sulawesi Selatan 

Pertemuan Saudagar Bugis Makassar 2015 Akan Dihadiri 400 Investor Asing

Makassar – Bulan ini, ada agenda besar yang akan dihelat di Makassar Sulawesi Selatan (Sulsel) yakni pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) 2015. Sebanyak 1.500 saudagar Bugis, Makassar, Mandar, dan Toraja telah menyatakan kesediaannya untuk hadir. Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Sattar Taba mengatakan bahwa pelaksanaan PSBM ini akan dimulai pada 26 Juli 2015 di Makassar dan Takalar. “Mereka datang dari dalam dan luar negeri,” kata Sattar kepada Tempo, 20/07. Sattar mengungkapkan bahwa dalam pertemuan itu juga akan hadir kurang lebih 300-400 investor dari Cina, Korea, Jepang, dan Hongkong. “Acara…

Read More
Budaya Sulawesi Utara 

‘Malam Pasang Lampu’ , Tradisi Unik Jelang Lebaran di Minahasa Tenggara

Minahasa Tenggara – Warga muslim di wilayah Ratatotok Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) Sulawesi Utara (Sulut) memiliki tradisi unik menjelang lebaran idul fitri. Tradisi tersebut adalah ‘malam pasang lampu’ yang menjadi simbol dari kebersamaan dan eratnya kerukunan antar umat beragama. Pudin, tokoh pemuda Muslim di wilayah itu mengatakan bahwa tradisi ini merupakan upaya menjaga serta melestarikan budaya bangsa, serta syiar dakwah. “Dan saudara-saudara kita dari agama lain pun sangat antusias dalam tradisi pasang lampu ini,” kata Pudin, seperti dilansir BeritaManado, 15/07. Pudin menerangkan bahwa setiap memasuki malam ke 27 hingga hari…

Read More
Budaya Maluku Utara 

Sambut Malam Lailatul Qadar, Ada Festival Ela-ela di Ternate

Ternate – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Ternate Maluku Utara berencana untuk menggelar festival ela-ela pada 13 Juli 2015 atau malam 27 Ramadhan. Dalam festival tersebut akan disuguhkan kekhasan tradisi yang ada dalam Islam. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Ternate Anas Conoras mengatakan bahwa umat Islam di Ternate sejak ratusan tahun silam memiliki tradisi dalam setiap menyambut malam Lailatul Qadar yang disebut ela-ela. “Tradisi ini lah yang kita tampilkan pada festival ela-ela tanggal 13 Juli nanti,” kata Anas Conoras di Ternate, seperti dilansir HanTer, Rabu (8/7). Anas mengungkapkan, pada…

Read More
Budaya Sulawesi Utara 

9 Sub-etnis Suku Minahasa Ambil Bagian dalam Festival Budaya

Minahasa – Sebagai upaya untuk melestarian kebudayaan Minahasa, banyak cara dilakukan oleh pemerintah daerah serta beberapa LSM salah satunya menggelar festival budaya. Belum lama ini, ada pagelaran seni dan budaya di Institut Seni Budaya (ISB) ‘Pa Dior’ Sulut, Tompaso, Selasa (7/7) kemarin. “Kegiatan ini memiliki tujuan untuk melestarikan budaya Minahsa. Baik dari seni tari, musik, kerajinan, bahasa bahkan budaya,” ungkap Pemrakarsa Festival Seni dan Budaya Minahasa sekaligus Ketua Yayasan ISB Sulut Benny Mamoto, seperti dilansir manadopostonline, 08/07. Benny mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut telah dilangsungkan sejak lama yakni sejak tahun 2007.…

Read More
Budaya Sulawesi Selatan 

Jangan Lewatkan Festival Full Moon Rammang Rammang di Makassar!

Makassar – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sulsel berencana untuk menggelar Festival Full Moon Rammang Rammang. Festival ini akan digelar di Kampung Berua, dusun Rammang Rammang desa Salenrang Kecamatan Bontoa Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan pada 8-9 Agustus 2015 mendatang. Dilansir Tribun News, 08/07, Rammang Rammang ini tersohor karena gugusan karstnya yang tak kalah dengan karst Vietnam dan China. Eksotika gugusan karst ini pun akan dieksplore oleh Dinas Pariwisata saat bulan purnama. Para pengunjung yang datang nanti akan disuguhkan dengan keindahan alam Rammang Rammang serta penampilan budaya khas Sulawesi Selatan; Pa’Ganrang…

Read More
Budaya Sulawesi Selatan 

25 Raja Nusantara Dikumpulkan di Makassar, Ada Apa?

Makassar – Polisi Daerah (Polda) Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar acara Mabbulo Sibatang. Dalam acara tersebut, seluruh raja dari kerajaan yang ada di Tanah Air dikumpulkan. Wakapolda Sulsel Brigjen Ike Edwin mengatakan bahwa Mabbulo Sibatang adalah salah satu program Polda Sulsel yang merupakan wadah untuk melakukan antisipasi ancaman ganguan Kamtibmas. “Ini dilakukan dengan cara persuasif melalui cara-cara tradisional yang dianut oleh masyarakat Sulsel,” kata Edwin saat melakukan dialog regional wilayah Timur Indonesia bertema ‘Percepatan Penetapan Hutan Adat’ di Ruang Rapat Pimpinan Lantai 2 Kantor Gubernur Sulsel, seperti dilansir okezone, 07/07. Melalui…

Read More