1.000 Personil TNI dan Polri Jaga Kota Palopo

Untuk mengantisipasi rusuh susulan menjelang putusan Mahkamah Konstitusi (MK), ribuan personel kepolisian dan TNI disiapkan di Kota Palopo, Sulawesi Selatan. Seribu lebih personel pengamanan gabungan TNI/Polri dari berbagai kesatuan di Sulsel, mulai didatangkan ke Kota Palopo. Pasukan anti huruhara ini ditugaskan mengamankan Kota Palopo dari tindakan anarkis massa saat pembacaan putusan MK nantinya. Wakil Kapolda SulSel-Bar, Syahrul Mamma, bersama Kasdam VII Wirabuana Brigjen TNI Hari Mulyono juga ikut mengecek langsung kesiapan pasukan TNI/Polri. “Langkah yang kami ambil adalah melakukan pendekatan dan memberikan pengertian agar semua pihak bisa menerima hasil keputusan…

selanjutnya