Hukum Maluku 

Bersih-Bersih Drainase, Lapas Piru Bangun Budaya Hidup Sehat

Piru, indonesiatimur.co – Komitmen menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, sehat, dan nyaman terus ditunjukkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru. Melalui aksi gotong royong membersihkan saluran drainase, petugas dan warga binaan bahu-membahu menata lingkungan lapas agar tetap terawat dan terbebas dari berbagai potensi gangguan kesehatan, Jumat (05/06/2026).

Kegiatan pembersihan difokuskan pada saluran got dan drainase di sejumlah titik area lapas yang berpotensi mengalami penyumbatan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan aliran air tetap lancar, mencegah genangan yang dapat menjadi sarang nyamuk, sekaligus menghindari munculnya bau tidak sedap yang mengganggu kenyamanan penghuni lapas.

Suasana kebersamaan terlihat sepanjang kegiatan. Petugas dan warga binaan bekerja bersama membersihkan sampah, lumpur, serta material lain yang menghambat aliran air. Selain menjadi upaya menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana menanamkan nilai-nilai positif kepada warga binaan.

Kepala Lapas Kelas IIB Piru, Hery Kusbandono, menegaskan bahwa kebersihan lingkungan merupakan fondasi penting dalam menciptakan suasana pembinaan yang sehat dan kondusif.

“Kebersihan lingkungan adalah fondasi utama dalam menciptakan lapas yang sehat, aman, dan nyaman. Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga kebersihan bukan hanya tugas petugas kebersihan, melainkan tanggung jawab bersama antara petugas dan warga binaan. Lingkungan yang bersih akan memberikan dampak positif bagi kesehatan, kenyamanan, dan kualitas pembinaan yang berjalan di dalam lapas,” ujar Hery.

Menurutnya, lingkungan yang tertata dan bersih tidak hanya memberikan rasa nyaman, tetapi juga mendukung kesehatan fisik maupun mental seluruh penghuni lapas.

Sementara itu, Kepala Subseksi Kegiatan Kerja Lapas Piru, Ode Mustafa, menjelaskan bahwa pelibatan warga binaan dalam kegiatan kebersihan memiliki nilai edukatif yang penting dalam proses pembinaan.

“Melalui kegiatan ini, kami mengajak warga binaan untuk turut berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan. Kebiasaan positif seperti ini diharapkan dapat membentuk karakter yang peduli terhadap kebersihan dan kesehatan, sehingga menjadi bekal yang bermanfaat ketika mereka kembali ke tengah masyarakat,” ungkapnya.

Lebih dari sekadar kegiatan rutin, aksi bersih-bersih drainase ini menjadi bagian dari upaya membangun budaya hidup sehat di lingkungan pemasyarakatan. Nilai disiplin, kerja sama, kepedulian, dan tanggung jawab yang ditanamkan melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat membentuk karakter warga binaan yang lebih baik.

Melalui langkah sederhana namun berdampak besar ini, Lapas Piru kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, sehat, aman, dan humanis. Dengan lingkungan yang terjaga, proses pembinaan dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh penghuni lapas. (it-06)

Bagikan artikel ini

Related posts

Komentar anda:

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.