Ekonomi & Bisnis 

Ketua Aspebi NTT: ‘Permintaan Daging Babi Sangat Tinggi’

Kupang – Ketua Asosiasi Peternak Babi (Aspebi) NTT, Vincent Pata mengatakan bahwa para peternak babi di Nusa Tenggara Timur (NTT) kewalahan memenuhi pesanan daging babi yang cukup tinggi. Karenanya, mau tidak mau pihaknya harus terus memacu peternak agar bisa meningkatkan produksi. “Permintaan daging babi sangat tinggi,” kata Vincent seperti dilansir Timor Expres, (23/01). Menurut Vincent, kenaikan tersebut terjadi dipicu tingkat konsumsi masyarakat yang tergolong tinggi. Di Kota Kupang misalnya, kini sudah banyak rumah makan yang khusus menyediahkan aneka makanan dari pengelolahan daging babi. “Tingginya permintaan tentu jadi tantangan tersendiri,” jelas…

selanjutnya
Daerah Ekonomi & Bisnis Papua Barat 

Papua Barat Produksi 100 Ribu Ekor Babi

Manokwari — Ternak babi menjadi salah satu andalan peternakan di Papua Barat. Pasalnya, pada tahun 2010 produksi ternak babi sebanyak 6.300 ekor melonjak menjadi 100.001 ekor pada tahun 2014. “Ternak babi merupakan peternakan dampingan untuk memenuhi kebutuhan daging masyarakat lokal,” kata Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Papua Barat Harry T Uhi, seperti dilansir CahayaPapua, belum lama ini. Selain itu, lanjut Harry, ternak babi juga menjadi kepentingan adat bagi masyarakat adat yang menjadikan babi sebagai bagian dari simbol adat. Sebagai upaya pengembangan, Harry mengaku bahwa pihaknya telah menyebar sejumlah ternak babi…

selanjutnya
Daerah Papua 

1.000 Ekor Babi di Nabire Mati, Ini Penyebabnya!

Jayapura – Para peternak babi di Kabupaten Nabire, gulung tikar. Pasalnya, ada 1.000 ekor babi yang dikirim dari luar Papua mati mendadak. Kematian ternak babi-babi tersebut kemudian membuat beberapa peternak lainnya merasa resah takut ternaknya juga mati seperti ternak lainnya. Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Papua Drs. Elia Loupatty, M.M., mengatakan jika kematian ternak babi itu akibat adanya wabah penyakit sampar atau hock cholera. “Wabah Sampar dari Nabire juga telah menyebar hingga ke Kabupaten Deiyai. Hal ini terbukti 2 ekor babi mati diduga terserang wabah Sampar,” kata Elia seperti…

selanjutnya
Ekonomi & Bisnis Gorontalo 

Gorontalo Mampu Pasok 90 Ekor Babi Ke Manado Setiap Harinya

Gorontalo — Gorontalo menjadi salah satu pemasok babi ke beberapa daerah seperti ke Manado Sulawesi Utara (Sulut). Bahkan dalam sehari pasokan babi yang dikirim ke Manado kurang lebih 90 ekor babi. Setiap ekornya berat babi yang dikirim mencapai 80 kilogram dan apabila dikalikan 90 ekor, maka total berat babi yang dipasok ke Manado mencapai 7,2 ton. Seperti dilansir gorontalopost.com, salah seorang peternak babi di Kabupaten Boalemo, Velix mengatakan, harga babi per ekornya saat ini dikisaran Rp 800.000 hingga Rp 1.000.000. “Besok harga naik lagi, satu ekor babi rata-rata beratnya 80…

selanjutnya
Daerah Papua 

25 Ekor Ternak Babi Milik Warga Di Jayapura Hanyut Terbawa Banjir

Hujan deras yang mengguyur beberapa waktu terakhir ini, di Kabupaten Jayapura (11/01/2013) puluhan rumah milik warga di Doyo Baru, Kabupaten Jayapura Papua terendam banjir. Selain itu ternak babi milik salah seorang warga yang berjumlah 25 ekor hanyut terbawa banjir. Seperti dikutip majalahselangkah.com, (12/01), banjir sepanjang jalan Kemiri dan pasar Lama Sentani sampai ketinggian paha orang dewasa. Akibatnya, masyarakat dan kendaraan dari Sentani tujuan Ekspo Jayapura terpaksa tidak beroperasi. “Saya punya kandang ternak babi porak-poranda gara-gara hujan tadi malam,” tutur Aser Murib, pemilik ternak babi tersebut, Minggu (12/01). Menurut Aser, sungai…

selanjutnya
Dirgahayu Kota Ambon