Daerah Ekonomi & Bisnis Maluku Utara 

Harga Ikan di Morotai Hanya Turun Sedikit

KOMPAS.com/Anton Abdul Karim
Harga ikan di Morotai belakangan melonjak drastis. Harga ikan cakalang seekor saja mencapai Rp 300.000.

MOROTAI, KOMPAS.com – Setelah beberapa hari mengalami lonjakan harga yang sangat fantastis, harga ikan di Kabupaten Pulau Morotai Kamis (2/8/2012) pagi ini mulai melemah. Bila sebelumnya harga ikan Cakalang ukuran besar dibanderol Rp 300.000 per ekor, pagi ini sudah turun di kisaran Rp 150.000 sampai Rp 200.000 per ekornya.

Melemahnya harga ikan, khususnya jenis cakalang ini, menyusul datangnya pasokan yang sudah mulai membanjiri dua pasar ikan di Morotai, yakni pasar ikan Daruba dan pasar ikan Gotalamo. Meski harga mulai melemah, namun tetap saja masih tergolong mahal. Sebab idealnya harga ikan cakalang di Morotai Rp 30.000 sampai Rp 50.000.

“Sudah turun tapi masih mahal. Ada yang Rp 150.000 dan ada yang Rp 200.000,” ungkap Saha (39) penjual ikan.

Saha masih beralasan seperti penjual ikan lainnya, mahalnya harga ikan karena  harga ke nelayan juga mahal. Sementara, nelayan masih bersikukuh dengan alasan klasiknya, yakni faktor cuaca. “Ikan cakalang itu musiman juga Pak. Kalau pas waktunya ya banyak. Tapi kalau tidak pas waktunya dan bertepatan dengan musim ombak pasti mahal karena orang tidak mencari ikan cakalang,” jelas Uky, nelayan asal Tobelo yang memasok ikan ke Morotai.

Selain itu, meski harga ikan cakalang sudah mulai melemah, namun ikan-ikan jenis lainnya masih bertahan pada harga tinggi. Sebut saja ikan komo dan malalubis, masih bertahan pada harga Rp 30.000 per gandeng. Bahkan, untuk ikan komo ukuran besar dijual dengan harga Rp 25.000 per ekor. Padahal harga idealnya hanya sebesar Rp 10.000 per ekornya.

Begitu juga ikan dasar, belum mengalami perubahan harga karena masih dijual dengan kisaran Rp 70.000 – Rp80.000 per gandeng tergantung jenis ikannya.

kompas regional

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon