Daerah Gorontalo Hot 

Hampir Tiap Hari, Nelayan di Gorontalo Sering Salah Arah Pulang

Gorontalo – Asap yang melanda wilayah di Indonesia berdampak tidak hanya untuk kesehatan namun juga menggangu aktvitas sehari-hari. Salah satunya berdampak terhadap profesi para nelayan Suku Bajo yang berada di pesisir Teluk Tomini. Para nelayan di perkampungan nelayan Bajo Torosiaje, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo sering terkendala dalam menentukan arah pulang setelah berlayar di laut. “Gara-gara asap ini, nelayan sering salah arah selepas pulang mencari ikan,” kata salah seorang warga kepada Mongabay, Minggu (25/10). Menurutnya, setelah asap menyebar di perkampungan mereka dalam seminggu teraksir, sudah banyak nelayan yang hampir setiap hari salah…

selanjutnya
Daerah Ekonomi & Bisnis Gorontalo 

Gorontalo Fokus Garap Sektor Kelautan dan Perikanan

Gorontalo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo Utara terus melakukan berbagai upaya dalam meningkatkan pemberdayaan dan produktivitas sektor perikanan. Salah satunya adalah dengan mendukung nelayan untuk memperluas areal budi daya perikanan tambak mereka. “Upaya tersebut tidak lepas dari rencana pemkab menjadikan daerah ini sebagai pusat perikanan di Provinsi Gorontalo,” kata Bupati Gorontalo Utara Indra Yasin, seperti dilansir Antara, 12/10. Menurutnya, potensi tambak di daerah setempat cukup besar, namun banyak tambak dalam kondisi rusak, seperti terjadi di Kecamatan Kwandang. “Pemkab Gorontalo Utara pada Tahun Anggaran 2016 akan menggulirkan bantuan untuk perluasan dan…

selanjutnya
Hukum Nasional 

Menteri Susi; ‘Mereka Keruk Ribuan Ton, Masa Cuma Didenda 100 Juta!’

Jakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti kembali kecewa karena kalah banding dalam putusan Pengadilan Perikanan Ambon terhadap kapal MV Hai Fa. Pasalnya, Pengadilan Perikanan Ambon hanya menjatuhkan vonis denda Rp 100 juta per kapal terhadap empat kapal pencuri ikan yang masuk perairan indonesia. Padahal sebelumnya KKP memperketat aturan dengan cara menenggelamkan kapal-kapal pencuri ikan tersebut. Pengadilan Perikanan di Ambon sendiri secara langsung diresmikan oleh Menteri Susi, namun kali ini gugatannya-pun ditolak. “Padahal pengadilan perikanan Ambon saya resmikan beberapa bulan lalu dengan Ketua Mahkamah Agung Hatta Ali. Akan tetapi…

selanjutnya
Ekonomi & Bisnis Nasional 

Menteri Susi Minta Pengusaha Bangun Infrastruktur Perikanan di Indonesia Timur

Jakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP) Susi Pudjiastuti berjanji akan memberikan insentif kepada para pengusaha. Akan tetapi, ada syarat yang harus dipenuhi oleh para pengusaha tersebut yakni untuk membangun infrastruktur perikanan di wilayah timur Indonesia. Susi mengerti jika banyak pengusaha yang enggan melakukan ekpansi bisnis ke wilayah timur karena sulitnya akses dibanding dengan wilayah barat Indonesia. “Kenapa bapak enggak mau bangun di timur? Bapak mau minta apa dari saya? Biar nanti saya lari kencang pak. Misalnya ke Ditjen Pajak,” ujar Susi di Jakarta, seperti dilansir Kompas, Senin (4/5/2015). Saat…

selanjutnya
Daerah Ekonomi & Bisnis Maluku 

Pengrusakan Kantor MTJ Karena Terpengaruh Miras

TUAL – Perwakilan anak buah kapal (ABK) salah satu kapal tangkap milik PT Maritim Timur Jaya (MTJ), Abdullah Hokang mengaku, aksi anarkis pengrusakan kantor perusahaan perikanan tersebut dikarenakan terpengaruh minuman keras (miras). “Kami para ABK telah terpengaruh miras sehingga tidak dapat mengontrol emosi dan tindakan kami, hingga menyebabkan rusaknya seluruh kaca gedung kantor, termasuk fasilitas kantor lainnya,” ungkap Abdullah Hokang, Minggu (3/5) saat berdialog dengan jajaran pimpinan perusahaan yang merupakan jaringan Artha Graha ini. Dirinya mengaku, kedatangannya bersama 70-an ABK dari beberapa kapal tangkap ikan PT MTJ untuk meminta maaf…

selanjutnya
Daerah Ekonomi & Bisnis Maluku 

Upah ABK PT MTJ Siap Dibayarkan

TUAL – Setelah diadakannya pertemuan bersama antara manajemen PT Maritim Timur Jaya (MTJ) dengan para anak buah kapal (ABK) kapal penangkap milik perusahaan tersebut, Minggu (3/5), akhirnya disepakati jika perusahaan berstatus Penanaman Modal Asing (PMA) bersedia membayar upah kerja sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Sejumlah direksi PT MTJ yang hadir dalam pertemuan tersebut yakni, Komisaris, Agus Santosa, Direktur Utama Jimmy Lesmana, Direktur Operasional, Dipa Tamtelahitu serta penasehat perusahaan Andri. Dalam pertemuan tersebut, para ABK menanyakan nasib mereka kedepan, karena sudah lima bulan terakhir telah dirumahkan sementara dan hingga saat ini…

selanjutnya