Daerah Maluku 

Louhenapessy : Banyak PNS Belum Miliki Sertifikat Pengadaan Barang dan Jasa

RICHARD LOUHANAPESSYAmbon, indonesiatimurco – Hingga saat ini masih banyak Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon belum memiliki sertifikat pengadaan barang dan jasa.

“Hal ini sudah tentu akan berpengaruh kepada kinerja SKPD dalam melaksanakan proses pengadaan barang dan jasa,” demikian dikatakan Walikota Ambon, Richard Louhenapessy saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) penguatan kapasitas bagi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan pegawai bersertifikasi keahlian pengadaan barang dan jasa di Balai Kota Ambon, Senin (15/4).

Dirinya juga menyayangkan kalau acuan yang telah diterbitkan melalui surat edaran tentang pelaksanaan barang dan jasa di Pemkot Ambon belum dilaksanakan secara maksimal oleh SKPD yang ada.

“Ini perlu diperhatikan dengan sungguh oleh pimpinan SKPD agar dapat terhindar dari masalah akibat ketidakpatuhan dan ketidaktaatan terhadap aturan,” tandasnya.

Menurutnya, ada banyak SKPD yang kurang bahkan belum memiliki sertifikat barang dan jasa. Hal ini lanjut Walikota Ambon, sudah tentu menjadi problematika tersendiri bagi Pemkot Ambon.

“Harus Segera diidentivikasi dan dicari solusinya agar terhindar dari berbagai problematika,” kata Louhenapessy.

Mantan Ketua DPRD Provinsi Maluku ini juga menambahkan, belum meratanya dan penguasaan tentang proses pengadaan barang dan jasa, sangat berimplikasi dan berpengaruh pada kualitas perencanaan, pelaksanaan hingga pengawasan.

Dia berharap, dengan adanya Bimtek ini, para pegawai dapat meningkatkan kapasitas SDM aparatur Pemkot Ambon di bidang pengadaan barang dan jasa. (I03T)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon