Maluku Politik 

KPUD Maluku Belum Terima Laporan Biaya Kampanye

Idrus TatuheyAmbon, indonesiatimur.co – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Maluku, sampai saat ini belum menerima laporan terkait biaya kampanye kelima pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku.

Padahal, pelaporan biaya kampanye tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi penggunaan anggaran masing-masing tim pemenangan kandidatnya.

“Hingga batas waktu pelaporan, masing-masing kandidat baru menyerahkan nomor rekening tim, padahal hal itu (laporan biaya kampanye-red) sangatlah penting untuk pengawasan, agar jangan sampai ada rekening gelap yang digunakan,” ujar Ketua KPUD Maluku, Idrus Tatuhey kepada wartawan saat kampanye damai kelima pasangan Cagub-Cawagub Maluku yang berlangsung di Lapangan Merdeka Ambon, Rabu (22/5).

Tatuhey mengatakan, KPUD Maluku juga telah telah berkoordinasi dengan masing-masing tim kampanye, dimana kelima pasangan Cagub-Cawagub telah diinformasikan untuk segera memasukan biaya kapanye.

“Sayangnya, penegasan tersebut tidak ditanggapi masing-masing tim. KPUD juga belum menerima laporan keuangan, kecuali nomor rekening saja,” tandasnya.

Dia mengatakan, KPUD Maluku akan menunggu laporan biaya kampanye hingga beberapa hari kedepan, dimana semuanya wajib dimasukan sebelum pelaksanaan kampanye.

Setelah itu, lanjut Tatuhey, KPUD Maluku baru akan mengumumkan total biayanya, bersamaan dengan harta kekayaan calon gubernur.

“Semuanya harus jelas. Kan selama ini ada pembuatan baliho, penggunaan kendaraan, hingga mobilisasi massa. Semua itu tentu saja

menggunakan uang. itulah yang harus dilaporkan,” tegasnya. (GKS)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon