Karyawan Freeport Blokade Tambang

freeport indonesiaSeribu lebih karyawan PT Freeport Indonesia (PTFI) memblokade jalan tambang di Mil 72, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Rabu (22/5) sore. Aksi itu sebagai solidaritas menyusul insiden runtuhnya atap terowongan tambang bawah tanah Big Gossan sekaligus untuk menekan manejemen agar menerapkan sistem keamanan kerja yang maksimal.

Aktivitas produksi dan pertambangan PT Freeport Indonesia jadi lumpuh karena aksi itu.

Advertisements

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Mimika, Virgo Solossa, seperti dikutip Kompas.com membenarkan aksi tersebut. Ia menegaskan aksiĀ  akan dilakukan hingga 1 Juni. Menurutnya, aksi yang dilakukan rekan-rekannya sebagai bentuk duka mendalam akibat insiden yang terjadi di Terowongan Big Gossan yang mengakibatkan 28 pekerja tambang meninggal.

Aksi itu juga untuk mendesak perusahaan agar lebih memperhatikan keselamatan pekerja, khususnya fasilitas kerja tambang bawah tanah (underground). Virgo berharap ada pertemuan antara perwakilan pekerja dengan pihak manajemen untuk membicarakan tentang jaminan keselamatan kerja, khususnya areal pertambangan bawah tanah, agar insiden serupa tidak terulang dan tidak ada lagi korban dari pekerja.

“Terserah pihak manajemen perusahaan kapan akan memerintahkan kami untuk kembali bekerja, namun perusahaan harus bisa memberikan jaminan keselamatan. Kami berharap penghentian produksi hingga 1 Juni mendatang, dipakai perusahaan untuk melakukan pemeriksaan fasilitas tambang dan memberi kesempatan kepada tim investigator melakukan penyelidikan penyebab insiden kemarin,” katanya kepada Kompas.com

Masih menurut laporan Kompas.com, Presiden Direktur PTFI Rozik B Soetjipto mengatakan, kegiatan pertambangan saat ini berpusat di tambang terbuka Grasberg, tambang bawah tanah Big Gossan, tambang bawah tanah Deep Ore Zone (DOZ). Selain itu sedang dirintis pembukaan tambang bawah tanah Deep Mill Level Zone (Deep MLZ).

Menurut Rozik, sejak merintis tambang bawah tanah tahun 1997, hingga kini PT Freeport Indonesia sudah membangun infrastruktur terowongan bawah tanah sepanjang 250 km. Setiap hari tidak kurang dari 3000-an pekerja yang bekerja di tambang bawah tanah, yang oleh perusahaan itu telah diproyeksikan menjadi tambang masa depan PT Freeport Indonesia mulai 2016. (AWH)

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

PPKM Mikro Ambon