Daerah Hot Sulawesi Utara 

Sekilas Peringatan Hari Kemerdekaan RI di Sulut

Suasana Pawai Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-68 di Tomohon [foto: Zia Mamangkey]
Suasana Pawai  Hari Kemerdekaan RI ke-68 di Tomohon [foto: Zia Mamangkey]

Sejumlah kegiatan mewarnai peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-68 di berbagai tempat di Sulawesi Utara. Berbagai kegiatan tersebut umumnya tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

 

Manado.
Rangkaian peringatan diawali dengan upacara penaikkan bendera dan pembacaan teks proklamasi di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Jalan 17 Agustus Manado. Berlaku sebagai inspektur upacara, Gubernur Sulawesi Utara Sinyo Harry Sarundajang dengan komandan upacara Komandan Batalyon 712 Mayor Infantri Ruddy Sandry. Ketua DPRD Sulut Pdt. Meiva Salindeho Lintang STh bertugas membacakan teks proklamasi. Selain para pejabat dan warga Manado, hadir juga sebagai tamu dalam upacara tersebut Konjen Filipina dan 6 orang perwakilan Majelis Rakyat Papua yang dipimpin oleh Pdt Samuel Karubaba Waromi, SH.

Selepas peringatan, Sarundajang menghampiri seorang veteran yang juga berulang tahun ke-100 pada hari ini. Sarundajang mengucapkan selamat kepada Sofice Sumilat yang duduk bersama dengan rekan-rekannya dari Legiun Veteran Repulik Indonesia (LVRI). “Ibu ini lahir pada tanggal tujuh belas Agustus seratus tahun yang lalu, asal (Desa) Tolok (Kabupaten Minahasa), luar biasa kehidupan ibu ini,” kata Sarundajang.

 

Minahasa
Bupati Minahasa Jantje Wowiling Sajow memilih melakukan ziarah dan tabur bunga di makam DR. Sam Ratulangi di Tondano dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI. Pada kesempatan tersebut secara khusus bupati menyampaikan pesan kepada rakyat Minahasa agar menjadi lebih tangguh.

“Momen peringatan kemerdekaan Indonesia tahun ini kiranya menjadi inspirasi untuk menggali seluruh potensi diri melalui profesi masing. Dengan demikian, akan lahir manusia – manusia tangguh untuk memperkokoh sendi–sendi kehidupan rakyat Minahasa. Jika Minahasa menjadi kuat, maka kita akan bisa melakukan banyak hal untuk membangun yanah Toar Lumimuut ini,” ungkap Jantje seperti dilansir beritamanado.

 

Tomohon
Tak berbeda jauh dengan peringatan Hari Kemerdekaan di daerah lain, usai upacara peringatan detik-detik proklamasi di halaman Kantor Walikota, perayaan pun dilanjutkan dengan kegiatan lomba gerak jalan dan pawai pembangunan. Lomba gerak jalan diikuti oleh sejumlah sekolah dan instansi di Lingkup Pemerintah Kota Tomohon.

Walikota Jimmy F Eman pun sempat terpukau dengan aksi peserta yang memberikan karangan bunga kepadanya juga untuk Kapolres, Sekda dan para asisten saat mereka melintasi panggung kehormatan.

Dua hari sebelumnya (15/8) juga diselenggarakan pawai pembangunan yang diikuti oleh utusan dari sekolah, SKPD, kelurahan, BUMN, BUMD, Oraganisasi Massa dan Swasta yang ada di Kota Tomohon.

 

Minahasa Selatan
Setelah bertugas sebagai Inspektur Upacara pada peringatan HUT Kemerdekaan RI di halaman Kantor Bupati Minahasa Selatan, Amurang, Bupati Tetty Paruntu melepas peserta pawai marching band dan gerak jalan.

Pawai diikuti oleh pelajar dari tingkat SD, SMP, dan SMA juga sejumlah organisasi kepemudaan. Rute pawai dimulai di halaman Kantor Bupati dan berakhir di kawasan Pantai Pondang. Semangat dari para peserta pawai untuk menyelesaikan pawai hingga garis finish tidak luntur oleh panasnya udara dan teriknya sinar matahari.

 

Sangihe
Peringatan berlokasi di Lapangan Santiago Tahuna, dihadiri ribuan peserta dari berbagai instansi, Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Republik Indonesia, pelajar, dan masyarakat. Upacara peringatan detik-detik proklamasi dipimpin langsung oleh Bupati Kepulauan Sangihe Drs Hironimus Rompas Makagansa MSi.

Selesai upacara diperagakan kesenian para pelajar berupa tarian missal dan marching band. “Kemerdekaan yang diperoleh merupakan perwujuan perjuang para pejuang. Ke depannya pembangunan masih terus berkelanjutan,” ujar Hironimus.

Pada kesempatan peringatan Hari Kemerdekaan ini juga diberikan remisi kepada 61 narapidana di Tahuna. Bupati mengharapkan agar napi yang mendapat remisi senantiasa memberikan kesadaran untuk selalu lebih baik.

 

Kotamobagu
Berbeda dengan kabar kemeriahan dari daerah-daerah lain di Sulut, Walikota Kotamobagu Hi Djelantik Mokodompit S.sos, merasa tidak ada yang spesial dalam peringatan HUT RI kali ini. Menurutnya semua sama saja selama dia memimpin pemerintahan di Kotamobagu sejak lima tahun lalu.

“Saya rasa tidak ada yang berbeda dengan perayaan HUT RI sebelumnya. Walaupun ini upacara Perayaan HUT RI, terakhir saya, sebagai Walikota Kotamobagu,” kata Djelantik pada wartawan. (ps)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon