Daerah Nusa Tenggara Timur 

Pasca Terjadi Bentrokan di Pulau Solor, Gubernur NTT Kirim FKUB

[ilustrasi: int]
[ilustrasi: int]
Bentrokan antar warga yang terjadi di Pulau Solor, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa, 5 November 2013 menyebabkan 3 orang tewas. Bentrokan tersebut terjadi antara warga Desa Lahayong dan Desa Wulublolong, Kecamatan Solor Timur terkait perebutan tanah antarwarga dua desa itu.

Untuk mengatasi hal tersebut, Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Frans Lebu Raya mengatakan, pihaknya telah mengirim Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) ke Pulau Solor. Hal itu dilakukan untuk memantau situasi bentrokan antar dua desa tersebut.

“Kami akan mengirimkan tim FKUB ke Pulau Solor,” ujar Gubernur NTT Frans Lebu Raya kepada wartawan seperti dikutip nttterkini, rabu, (06/11).

Lebih lanjut, Gubernur juga mengaku telah melakukan koordinasi dengan Kapolda NTT, Kapolres dan Dandim Flores Timur untuk melakukan pengamanan di lokasi bentrokan.

“Sejak kemarin Kapolda sudah mengirimkan tim untuk mem-backup Polres Timur guna meredakan situasi warga di dua desa yang terlibat bentrokan,” tambahnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat ini situasi di perbatasan dua desa yang bertikai sudah mulai kondusif. Aparat keamanan masih berjaga-jaga di sekitar lokasi bentrok untuk mengantisipasi bentrok susulan.

Gubernur juga menghimbau agar masyarakat tidak mudah terpancing “Masyarakat jangan terpancing dengan isu-isu yang menyesatkan,” pungkasnya. [as]

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon