Daerah Sulawesi Tenggara 

PLN Putus 400 Aliran Listrik Warga Di Bombana Sultra

[ilustrasi: int]
[ilustrasi: int]
Pelanggan listrik yang membandel di Bombana Sulawesi Tenggara sering ditemui. Dalam setiap bulannya, ada puluhan bahkan hingga ratusan pelanggan yang didapati tidak membayar atau memiliki tunggakan listrik.

PLN pun tidak tinggal diam dalam mengatasi masalah ini, mereka yang tidak taat membayar listrik maka sanksinya dilakukan pemutusan aliran listrik sementara. Dan belum lama ini, sikap tegas tersebut dilakukan lagi PLN rayon Bombana. Sebanyak 400 rumah yang terpaksa aliran listriknya diputuskan.

Manajer PLN rayon Bombana, Syamsul Kamal menjelaskan alasannya kenapa para pelanggan tersebut terpaksa aliran listriknya diputuskan.

“Pelanggan yang aliran listriknya diputuskan kebanyakan menunggak antara 1 – 6 bulan.” Ujarnya seperti dikutip kendarinews.com, selasa (05/11).

Sementara itu, menurut Syamsul, ratusan pelanggan tersebar dibeberapa kecamatan. Mereka yang menunggak kebanyakan pelanggan yang memiliki kemampuan ekonomi kebawah.

“Pemutusan aliran listrik sementara itu, rupanya membuat pelanggan sadar sementara. Sebab, pasca dilakukan pemutusan, mereka langsung melunasi tunggakannya.” Tambahnya.

Menurut Syamsul, sampai sekarang sekitar 60 persen, sudah melunasi tunggakannya. Sedangkan sisanya masih menunggak.

“Tidak hanya itu, pelanggan yang menunggak 3 bulan keatas, dilakukan migrasi dari pasca bayar ke bayar. Itupun syaratnya harus melunasi tunggakannya. Biayanya digratiskan,” ungkapnya. [as]

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon