Daerah Nusa Tenggara Timur 

Sepanjang Tahun 2013, 31 TKI Asal NTT Pulang Tanpa Nyawa

[foto: int]
[foto: int]
Sepanjang tahun 2013 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja diluar negeri berada dalam masa yang tersisih dan tak sedikit yang menjadi korban kekerasan majikannya bahkan sampai meninggal.

Berdasarkan data, ada sebanyak 31 tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di luar negeri pulang ke kampung halamannya di Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah dalam keadaan tanpa nama.

Hal iu diungkapkan oleh Kepala seksi penyiapan penempatan TKI, BP3TKI NTT, Jumat 22 November 2013. “Ada 31 TKI yang dipulangkan dari luar negeri dalam keadaan meninggal,” ujarnya.

TKI yang meninggal tersebut, menurut dia, tersebar di kabupaten seperti Belu, Kupang, Flores Timur dan Sumba. Menurutnya tidak semua TKI yang tewas tersebut bekerja di luar negeri secara ilegal.

“Ada juga TKI tewas ke luar negeri secara legal,” terangnya, seperti dikutip nttterkini.com, Jum’at (22/11).

Mereka yang tewas, rata-rata karena menderita sakit. Namun, ada juga yang tewas karena kecelakaan, seperti tersengat listrik, namun untuk penyiksaan untuk tahun ini katanya tidak ada.

Anggota DPD RI Sarah Lery Mboeik mengatakan perhatian pemerintah terhadap penanganan TKI sangat rendah, sehingga tidak heran, kalau banyak dari TKI yang bekerja di luar negeri, seperti Malaysia sering mendapat perlakuan kasar seperti penyiksaan.

“Kurangnya ketrampilan dari para TKI, sehingga mereka sering disiksa. Sakit dan akhirnya meninggal,” tandasnya. (as)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon