Daerah Maluku 

RAPBD Maluku Tahun 2014 Defisit Rp74,77 Miliar

[ilustrasi: int]
[ilustrasi: int]
Pemerintah Provinsi Maluku mengalami defisit sebesar Rp74,77 miliar pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2014.

Hal itu diungkapkan oleh Penjabat Gubernur Maluku Saut Situmorang di Ambon, Jumat (20/12saut).

“Nilai defisit ini diperoleh dari gambaran pendapatan daerah yang dirancang sebesar Rp1,84 triliun, lebih kecil dari nilai anggaran belanja daerah 2014 yang mencapai Rp1,91 triliun,” ujarnya.

RAPBD tersebut sudah disampaikan penjabat gubernur kepada DPRD Maluku dalam rapat paripurna khusus. Selanjutnya RAPBD tersebut akan dibahas oleh eksekutif dan legislatif untuk ditetapkan menjadi APBD.

Untuk pembiayaan daerah guna menutup defisit atau memanfaatkan surplus anggaran, salah satunya pada sisi pembiayaan direncanakan sebesar Rp94,86 miliar yang bersumber dari sisa lebih penghitungan anggaran (Silpa) 2014.

“Pengeluaran pembiayaan dialokasikan untuk pembentukan dana cadangan bagi pengembangan Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon dan pembayaran pokok utang yang jatuh tempo, serta pembentukan dana bergulir bagi pemerintah daerah,” terangnya.

Menurut Saut, defisit rancangan APBD 2014 sebagai akibat dari pelampauan kebutuhan belanja terhadap kemampuan pendapatan daerah dapat ditutupi oleh surplus pembiayaan. (as)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon