Ekonomi & Bisnis Hot 

Pasar Properti di Kawasan Indonesia Timur Masih Terbuka Lebar

[foto: int]
[foto: int]
Jakarta – Meski pasar properti nasional mengalami pertumbuhan, akan tetapi pasar di Indonesia Timur masih belum banyak disentuh. Untuk itu, pengembangan properti di Kawasan Indonesia Timur dinilai masih menjanjikan.

Pemerhati bidang properti Panangian Simanungkalit mengungkapkan, secara umum kawasan Indonesia Timur masih akan mengikuti pasar seperti halnya di kawasan barat. Meski begitu, menurutnya KIT masih akan melanjutkan tren pertumbuhan yang positif.

“Apabila pasar real estate di kawasan Jabodetabek bisa bertumbuh pada kisaran 7%-10% pada tahun ini, KIT justru bisa melampaui ekspektasi pertumbuhan itu,” ujarnya, Rabu (19/2/2014).

Lebih lanjut, Dia menspesifikasikan daerah yang akan mengalami pertumbuhan tersebut yakni terutama di Kota Makassar dan juga Manado. Kedua kota tersebut, menurutnya, telah mengikuti pertumbuhan Kota besar seperti Surabaya yang menjadi pintu dan jalur ekonomi di kawasan Indonesia timur.

“Indonesia Timur dapat bertumbuh sama seperti Jabodetabek. Tapi, kemungkinan di daerah dapat lebih tinggi kenaikannya. Itu didukung oleh permintaannya,” terang Panangian.

Pada 2014, lanjut Panangian, jenis properti hunian yang akan prospektif yakni rumah tapak, ruko dan kondominium. Menurutnya, pada kelas menengah hingga menengah bawah atau dengan kisaran harga di bawah Rp1 miliar.

Sementara itu, jenis kondominium saat ini tumbuh menjadi idola pasar properti di tiga kota, yakni Kota Jakarta, Surabaya serta Makassar. Bahkan menurutnya, di Makassar, jenis bangunan tersebut sudah begitu populer.

“Seperti di Jakarta dan Surabaya, di Makassar itu sudah sangat populer.” pungkasnya. (as)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon