Budaya Daerah Maluku 

Kepulauan Banda Ditetapkan Sebagai Warisan Dunia

[foto: int]
[foto: int]
Malteng – Akhirnya kepulauan Banda, Kabupaten Maluku Tengah ditetapkan sebagai warisan budaya dunia. Usulan Kepulauan Banda sebagai kawasan warisan dunia sebetulnya telah diupayakan sejak tahun 1994, namun belum terwujud lantaran terkendala beberapa unsur teknis yang belum memenuhi kriteria.

Negeri yang bertajuk Andansari tersebut memiliki berbagai potensi, baik dibidang Perikanan maupun potensi Pariwisata.

“Patut bersyukur Banda ditetapkan sebagai warisan budaya dunia, Banda memiliki beragam potensi Kelauatan maupun Pariwisata dan juga mengenang sosok tokoh Des Alwi,” kata Bupati Malteng Tuasikal Abua di Hotel Maulana, Banda Neira, Selasa,(14/10) seperti dilansir ambonekpress.com.

Bupati berharap dengan dijadikannya Kepulauan Banda sebagai kawasan dunia bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat yang ada di daerah tersebut.

“Semoga dapat berpengaruh positif pada perekonomian daerah Maluku pada umumnya,” ujar Bupati.

Selain itu, Bupati juga mengajak warga untuk meningkatkan kesadaran pentingnya kelestarian lingkungan terutama menjaga laut agar tidak tercemar dan menjadi kotor.

“Mari sama-sama kita tingkatkan dengan tidak membuang sampah disembarang tempat terutama di laut,” ajaknya.

Diketahui, Kepulauan Banda ditetapkan oleh Deputi Kebudayaan Kementrian Kesejahteraan Rakyat (Kemenkesra), Kementerian Luar Negeri, Kementerian KKP, Kementerian Pendidikan, Pariwisata, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Pemerhati Lingkungan Hidup, serta Yayasan Warisan Budaya Dunia.

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon