Ekonomi & Bisnis Nasional 

Jika SDA KTI Diolah Dengan Benar, Indonesia Tak Perlu Mengemis Bantuan Asing

[foto: int]
[foto: int]
Jakarta – Profesor Dr Semmy Khouw dari Universitas Pattimura, Ambon mengatakan bahwa Indonesia perlu dibangun dengan mengedepankan sektor maritim. Setelah dilantik, kini Jokowi harus segera menangani kawasan maritim di Indonesia Timur khususnya, yang kini masih relatif tertinggal dibandingkan dengan jawa.

“Kalau itu ditangani, akan membangkitkan ekonomi, bahkan berkontribusi besar,” katanya dalam acara sarasehan di Unika Atmajaya, Jakarta beberapa waktu lalu seperti dikutip poskotanews.com.

Khow mengungkapkan, kini apa yang telah menjadi progam Pak Jokowi, itu menjadi tumpuan harapan rakyat kawasan timur.

“Indonesia Timur sangat kaya, sekarang rakyat miskin, karena masalah manajemen yang salah selama ini,” sambungnya.

Jokowi, kata Khow, harus menangani sumber daya alam Maluku, Sulawesi, Papua dengan cara yang benar.

“Kalau itu dilakukan, Indonesia tidak perlu mengemis minta bantuan asing. Kawasan timur punya karakter sumber daya alam yang unik dan banyak yang masih misteri,” tuturnya.

Khow menambahkan, kalau semua dieksplorasi dengan manajemen yang baik, akan memberikan kontribusi besar.

“Akan mampu menghidupi seluruh bangsa ini berpuluh tahun,” jelasnya.

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon