Daerah 

Prihal Kesehatan di Indonesia Timur, Begini Solusi dari Menteri Kesehatan!

[foto: int]
[foto: int]
Makassar – Selama ini infrastruktur kesehatan di kawasan timur indonesua masih sangat minim sehingga tak salah jika banyak masalah kesehatan yang tak kunjung terselesaikan. Sebagai salah satu cara untuk menyelesaikan hal itu, perlu pendekatan yang tepat agar bisa berjalan baik.

“Kondisi geografis dan budaya yang beragam di Indonesia, menjadi salah satu tantangan bagi pemerintah di sektor kesehatan,” kata Menteri Kesehatan Nila F Moeloek di Makassar seperti dilansir HanTer, 10/03/15.

Menkes mengusulkan adanya pendekatan sosiologi untuk mempercepat pembangunan kesehatan di Kawasan Timur Indonesia (KTI).

“Daerah di KTI yang sebagian besar merupakan kepulaun dan wilayah pegunungan,” terangnya.

Hal ini, lanjut Menkes, menjadi tantangan bagi Kementerian Kesehatan untuk mempercepat pembangunan kesehatan di KTI.

“Jadi perlu membuat terobosan dalam mempercepat pembangunan kesehatan di KTI, karena budaya yang dimiliki masyarakatnya beragam,” ucap Menkes.

Menkes juga menambahkan jika dana kesehatan dari APBN masih di bawah lima persen, sedang APBD diharapkan sudah di atas 10 persen.

“Setidaknya hanya ada dua daerah di KTI yang anggaran kesehatannya 10 persen dari total APBD nya khusus di Sulsel,” jelasnya. (as)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon