Ekonomi & Bisnis 

Kenapa Indonesia Timur Tak Digarap Sejak Dulu?

[foto: int]
[foto: int]
Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai jika Indonesia timur memiliki aset yang besar bagi negeri ini. Namun, presiden menyayangkan menteri di era pemerintahan sebelumnya yang tidak pernah memantau langsung ke Indonesia timur.

“Kenapa tidak kerjakan pembangunan di Indonesia timur?” terang Jokowi di Jakarta, seperti dilansir MetroTvNews, Senin (25/5/2015).

Jokowi mendugi jika pada masa pemerintahan sebelumnya, belum ada yang intens menggarap wilayah tersebut.

“Mungkin menterinya tidak pernah pergi ke sana dan memantau langsung ke sana. Saya hanya dengar dan langsung ke sana, ada 4,6 juta hektar (ha) lahan yang flat, baru saya putuskan untuk memantau ke sana,” urai Jokowi.

Menurutnya, investasi di Indonesia timur harus didorong lebih baik, di sana ada pelabuhan dan irigasi.

“Investasi dari mana saja diizinkan masuk, tapi diharapkan tidak didominasi investasi asing,” ungkapnya.

Dia mengungkapkan, ada sebesar 70 persen BUMN, 30 persen swasta, serta ada jutaan hektar sudah banyak, mau konsorsium berapa banyak.

“Belum tentu pihak asing dan swasta bisa lakukan langsung semua,” tandas dia. (As)

Find this content useful? Share it with your friends!

Terkait

Leave a Comment

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Dirgahayu Kota Ambon